Cara Motivasi Diri Untuk Berhenti Merokok

Pada bagian terdahulu sudah dibahas mengenai bahaya merokok. Pada bagian ini , kita akan belajar teknik berhenti merokok.

Ada beberapa teknik berhenti merokok namun sebelum memilih salah satu tekniknya, hal yang perlu anda lakukan adalah :

Pertama, tentukan niat. Niat adalah suatu keinginan yang akan mendorong seseorang untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan. Tanpa niat, sebuah pekerjaan atau kegiatan tidak akan terlaksana.

Kedua, tentukan alasan mengapa anda harus berhenti merokok. jka anda atau suami belum memiliki alasan berhenti merokok, mungkin anda dapat melihat contoh-contoh alasan berikut yang dapat anda pertimbangkan :

  1. Alasan berhemat.
    Berapa batang anda menghabiskan rokok dalam sehari? Andaikata anda merokok 1 bungkus sehari, dan anda memutuskan berhenti merokok maka uang yang dapat anda hemat dalam setahun adalah = 1 bungkus rokok x Rp 8000,- x 30 hari x 12 bulan = Rp 2.880.000,-
  2. Ingin naik haji, beli mobil atau beli rumah.
    Pada no.1 anda telah menghitung berapa uang yang anda hemat dalam setahun. Jika anda berniat naik haji atau beli rumah maupun mobil dan merencanakan hal itu terlaksana dalam 10 tahun ke depan maka uang yang anda hemat dari pengeluaran rokok yang telah dipangkas adalah = Rp 2. 880.000,- x 10 tahun = Rp 28.800.000,- wow, banyak sekali bukan ? mengapa anda tidak tergiur?
  3. Alasan Kesehatan.
    Setiap manusia akan mengalami kemunduran fungsi fisik seiring bertambahnya umur. Dan rokok akan mempercepat kerusakan organ maupun menimbulkan masalah kesehatan lainnya.
  4. Alasan Haram.
    Rokok sebagaimana dinyatakan dalam fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) adalah haram hukumnya. Sehingga jika mengkonsumsi barang haram maka akan berdosa.

Ketiga, siapkan pertolongan medis, Pada beberapa orang berhenti merokok akan menimbulkan efek yang tidak menyenangkan dan agak mengganggu. Kemungkinan anda akan membutuhkan pertolongan medis.

Keempat, pilih teknik berhenti merokok yang anda rasa paling cocok untuk anda.

Berikut ini 3 teknik berhenti merokok yang dapat anda pilih.

Satu, berhenti seketika.

Ini adalah teknik yang paling disarankan karena tingkat keberhasilannya paling tinggi. Caranya sangat mudah.  Jauhkan segala perlengkapan merokok seperti rokok, korek api maupun asbak. Dan mulai lah berhenti merokok saat ini dan seterusnya.

Dua, Menunda merokok

Yaitu menunda saat anda mulai merokok dalam sehari. Teknik ini akan membantu anda berhenti merokok dengan membutuhkan waktu 1 minggu. Contoh : apabila biasanya anda /suami anda merokok pada jam 8 pagi setelah  sarapan, maka ditunda menjadi

Hari 1 : pukul 09.00

Hari 2 : pukul 12.00

Hari 3 : pukul 15.00

Hari 4 : pukul 18.00

Hari 5 : pukul 21.00

Hari 6 : pukul 24.00

Hari 7 : sudah tidak merokok

Tiga , Mengurangi  jumlah rokok

Contoh, apabila biasanya anda/suami anda meroko sebanyak 24 batang per hari, maka dikurangi menjadi :

Hari 1 : 24 batang

Hari 2 : 20 batang

Hari 3 : 16 batang

Hari 4: 12 batang

Hari 5 : 8 batang

Hari 6 : 4 batang

Hari 7 : 0 batang (sudah tidak merokok)

Ketiga teknik ini harus diimbangi dengan reward (hadiah) dan punishment (hukuman) agar berhenti merokok dapat berhasil anda capai. Bila anda berhasil menjalankan program ini dalam sehari maka hadiahi diri anda untuk menghargai diri atas keberhsilan yang dicapai.

Begitu pula sebaliknya bila gagal, berikan hukuman. Hadiah dan hukuman diberikan secara bertingkat. Makin anda berhasil makin besar pula nilai hadiahnya. Hadiah tidak harus selalu berupa barang atau uang. Contoh :

Berhasil menunda merokok pada:

Hari kesatu : mendapat pujian dari dari istri/suami

Hari kedua : mendapat kaus kaki baru

Hari ketiga : mendapat pulsa 20.000

Hari keempat : mendapat buku

Hari kelima : mendapat VCD baru

Hari keenam : mendapat makanan kesukaan anda

Hari ketujuh : rayakan keberhasilan anda. Misalnya dengan nonton film bersama keluarga atau  istri.

Bagaimana Peran anda dalam memberikan dukungan kepada suami agar berhenti merokok?

  1. Memberikan informasi pentingnya perilaku tidak merokok
  2. Jangan memberi dukungan dalam bentuk apapun kepada suami dalam hal merokok, misalnya jangan anggarkan rokok dalam belanja bulanan anda, singkirkan asbak dari meja tamu dan tempat lain di dalam rumah. Jangan mau membelikan bila suami menitip dibelikan rokok.
  3. Jangan mengolok-olok jika suami belum berhasil mencapai targetnya dalam mengurangi rokok, tetapi berikan dukungan dengan tulus. Dukungan anda akan sangat berarti baginya.
  4. Melakukan pengawasan atas program berhenti merokok yang diikuti suami dan menerapkan hadiah dan hukuman untuknya.
  5. Bersabar. Karena berhenti merokok butuh waktu lama, dan niat yang kuat. Jika di tengah jalan mengalami kegagalan, maka ulangi, ulangi dan ulangi lagi sampai berhasil.

Mari hidup sehat tanpa rokok,….Stop Merokok sekarang juga.

Sumber gambar : akuinginhijau.files.wordpress.com

This entry was posted in Featured, Kesehatan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Cara Motivasi Diri Untuk Berhenti Merokok

  1. nur says:

    ada kawan yang dah kecanduan berat,kalo makan tanpa rokok muntah,gimana tuh dari diri nak coba tapi badan tak kompromi,

  2. admin says:

    Teman anda sudah ada keinginan berhenti merokok, bagus sekali. Seperti yang saya kemukakan bahwa berhenti merokok memang kadang pada beberapa orang dapat menimbulkan efek yang tidak mengenakkan pada fisik maka disarankan untuk mempersiapkan pertolongan medis. Pertolongan medis yang dimaksud adalah untuk mengatasi rasa tidak nyaman seperti yang teman anda rasakan.

    Sebenarnya jika teman anda mengoptimalkan kekuatan pikiran (untuk berhenti merokok) serta mendapat bantuan dari psikolog, rasa mual tersebut bisa hilang. Teman anda akan memperoleh “intervensi kognitif perilaku” untuk program berhenti merokok sekaligus mengatasi rasa mual yang muncul akibat tidak merokok.

    Kebanyakan keluhan fisik yang muncul akibat berhenti merokok seperti mual, pusing, lemas, tidak nyata. Itu akibat dari sugesti pribadi yang menganggap rokok sebagai suatu hal yang menyenangkan sehingga meninggalkan rokok mengakibatkan perasaaan-perasaan tersebut.

    Tapi jika rasa mual itu sangat mengganggu, bisa anda sarankan untuk menemui dokter guna mendapatkan medikasi untuk mengatasi rasa mual itu, sambil menjalani terapi psikologis. Terapi psikologis dan medis harus berjalan bersama agar program berhenti merokok hasilnya efektif.

  3. dermon says:

    Makasih buat artikelnya

  4. admin says:

    sama-sama, semoga bisa membantu

  5. Deru says:

    Artikel yg bagus, 10 jempol buat bpak/ibu/sda/i yg buat artikel ini. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>