<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>My Blog &#187; Psikologi Anak</title>
	<atom:link href="http://www.sahabatwanita.com/category/psikologi-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sahabatwanita.com</link>
	<description>Just another WordPress site</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 04:03:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Tips Memilih Mainan Anak yang Aman</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 03:39:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[ANDA MASIH ingat mainan favorit ketika kecil ? mungkin  itu adalah boneka bayi memakai baju pink yang bisa menangis, yang digendong terus sampai boneka itu kehilangan suara. Jika ingatan anda tentang mainan tersebut sampai begitu jelas sesudah bertahun-tahun kemudian, bayangkan &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ANDA MASIH</strong> ingat mainan favorit ketika kecil ? mungkin  itu adalah boneka bayi memakai baju pink yang bisa menangis, yang digendong terus sampai boneka itu kehilangan suara.</p>
<p>Jika ingatan anda tentang mainan tersebut sampai begitu jelas sesudah bertahun-tahun kemudian, bayangkan betapa pentingnya mainan untuk anak-anak anda sekarang.</p>
<p>Lewat mainan, anak-anak belajar tentang dunia, tentang diri mereka sendiri dan orang lain.</p>
<p>Mainan dapat membantu anak memahami bagaimana cara kerja sesuatu,belajar cara menyelesaikan masalah dan mendapat ide-ide baru.</p>
<p><span id="more-49"></span>Mainan membantu anak membangun koordinasi, mengendalikan otot dan ketrampilan-ketrampilan fisik.</p>
<p>Mainan dapat merangsang kreativitas dan imajinasi dan memperluas wawasan anak tentang dunia</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mainan yang baik tidak harus mahal dan tidak mesti banyak, Semakin banyak yang dapat dilakukan anak dengan mainanya, semakin membuat anak senang belajar.</p>
<p>Menurut asosiasi anak terkemuka, <em>Natinal</em>l <em>Association for the Education of Young Children, </em>mainan adalah alat untuk belajar bagi anak-anak.</p>
<p>Asosiasi ini menyarankan untuk <span style="text-decoration: underline;">menyelaraskan mainan dengan ketrampilan berfikir, bahasa, fisik, perasaan dan persahabatan. </span></p>
<p style="text-align: center;"> <strong>TIPS MEMILIH MAINAN YANG TEPAT</strong></p>
<ol>
<li><em> </em>Mainan yang digerak-gerakkan membangun koordinasi mata dan tangan, meningkatkan pemikiran tentang bagaimana suatu benda bekerja dan meningkatkan ketrampilan menyelesaikan masalah dan kooperasi</li>
<li>Buku-buku dan rekaman membantu anak menghargai kata-kata, sastra dan musik</li>
<li>Bahan-bahan kesenian meningkatkan kreativitas dan membangun ktrampilan yang menuntun anak untuk membaca, menulis dan melihat keindahan dalam hidup.</li>
<li>Balok-balok kayu selain tahan lama untuk mengajari anak tentang geometri, gravitasi, bentuk-bentuk dan keseimbangan</li>
<li>Instrumen musik dan bahan-bahan eksperimen seperti pasir, air, dan tanah liat membuat anak merasa menguasai sesuatu sambil mengembangkan indra mereka</li>
<li>Peralatan permainan aktif membangun otot-otot yang kuat dan percaya diri untuk menghadapi tantangan fisik</li>
<li>Boneka, boneka satwa yang diisi dan tokoh-tokoh dramatik memberi kesempatan kepada anak untuk mencoba perilaku-perilaku baru dan menggunakan imajinasi</li>
<li>Jika anak anda sekolah di prasekolah atau kelompok bermain, perhatikan mainan yang disediakan disana, apakah aman, menarik, dan jumlahnya memadai?</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>CARA AMAN MENYIMPAN MAINAN </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Idealnya, mainan harus disimpan di rak dan kokoh atau dikeranjang atau kotak yang dangkal sehingga   memudahkan anak menjangkaunya dengan mudah.</p>
<p>Jika menggunakan wadah plastik untuk menyimpan mainan, pastikan wadahnya ringan dan tutupnya mudah dibuka.</p>
<p>Kotak kayu dalamnya takboleh lebih dari 2 kaki dan dilengkapi dengan engsel pengaman yang membuat peti dapat tetap terbuka. Tanpa engsel ini dikhawatirkan tutupnya akan rebah dan menjepit kepala atau jari anak anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>BAHAYA PEMBUNGKUS MAINAN</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>          Sesudah mainan dibuka, <strong><span style="text-decoration: underline;">pastikan Anda</span></strong> :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Membuang semua kantong plastik dan bungkus gelembung. Anak dapat mati lemas jika memasukkan kepalanya kedalam kantong plastik atau terjerat bungkus gelembung. Buat lubang di kantong dan pembungkus lainnya sebelum dibuang</p>
<p>Buang semua staples logam dari kotak karton</p>
<p>Buang semua bentuk foam dan bahan pembungkus lainnya yang dapat membuat anak tersedak</p>
<p>Sesudah menyingkirkan semua pembungkus, periksa lagi apakah masih ada staples, paku atau benda-benda tajam lainnya yang tertinggal.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/" title="melatih anak pemalu dan sulit berbicara">melatih anak pemalu dan sulit berbicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/" title="cara memilih mainan anak yang aman">cara memilih mainan anak yang aman</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/" title="cara mengatasianak paud hiper kreatif">cara mengatasianak paud hiper kreatif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/" title="cara meyimpan mainan kayu">cara meyimpan mainan kayu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/" title="Contoh sifat sifat anak sd dan penyebabnya">Contoh sifat sifat anak sd dan penyebabnya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/" title="memilih mainan anak yang aman">memilih mainan anak yang aman</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/tips-memilih-mainan-anak-yang-aman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatasi Rasa Malu Anak SD di Sekolah</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 03:47:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak pemalu]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi anak pemalu]]></category>
		<category><![CDATA[rasa malu pada anak]]></category>
		<category><![CDATA[tips anak pemalu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Ibu Dian bercerita kepada temannya,” Anak saya tidak berani mengemukakan pendapatnya di kelas. Padahal saya tahu dia bisa menjawab pertanyaan guru itu.” Ibu Dian tidak sendirian, banyak orangtua mengeluhkan anaknya tidak berani mengemukakan pendapatnya di kelas. Ada beberapa kemungkinan untuk &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu Dian bercerita kepada temannya,” Anak saya tidak berani mengemukakan pendapatnya di kelas. Padahal saya tahu dia bisa menjawab pertanyaan guru itu.”</p>
<p>Ibu Dian tidak sendirian, banyak orangtua mengeluhkan anaknya tidak berani mengemukakan pendapatnya di kelas. Ada beberapa kemungkinan untuk menjelaskan hal ini, kemungkinan yaitu  karena anak tersebut tidak tahu betul jawaban yang harus diberikan, karena autisma, atau karena sifat pemalunya yang terlalu besar.</p>
<p>Cara yang paling sederhana untuk mengetahui penyebab mengapa anak Anda tidak berani bicara di depan kelas adalah dengan saling bertukar informasi dan saling mencocokkan sifat-sifat anak tersebut ketika di rumah dan sekolah antara guru dan orangtua.</p>
<p>Apabila penyebabnya adalah karena sifat pemalu yang berlebihan, maka berikut ini cara mengatasinya.</p>
<p>Ada beberapa anak yang cenderung tidak mau bicara bila berada pada situasi asing atau situasi baru seperti di rumah teman orangtua, di sekolah, atau di tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi. Rasa malu yang ekstrim atau berlebihan dikenal dengan istilah <em>elective mutisme.<span id="more-46"></span></em></p>
<p>Sebagian besar anak secara perlahan akan dapat menghilangkan rasa malu yang berlebihan ini seiring dengan bertambahnya usianya. Namun tidak sedikit yang terus menetap hingga ia dewasa sehingga mengganggu dalam pergaulannya kelak.</p>
<p>Apabila permasalahan Anda sangat mengganggu, Anda dapat meminta bantuan <em>psikolog anak</em> untuk membantu anak anda dan Anda mengatasi masalah ini. Biasanya akan ada program terapi untuk membantu anak mengatasi rasa malu berlebihan agar menjadi rasa malu yang tidak merugikan.</p>
<p><strong>Untuk Anda sebagai orangtua berikut ini yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi anak pemalu</strong> :</p>
<ol start="1">
<li>Jangan membujuk atau memaksa anak untuk bicara dalam situasi dimana ia merasa tidak nyaman. Karena hal ini tidak ada gunanya justru memperburuk kondisinya</li>
<li>Bicaralah secara perlahan kepada anak, agar anak tidak takut atau khawatir</li>
<li>Tanyakan hal-ahal apa sajakah yang membuatnya malu</li>
<li>Bila anak mendapat guru baru di kelasnya, jelaskan masalah malu yang dialami anak kepada guru tersebut dan biarkan anak membangun rasa percaya diri di lingkungan barunya dengan caranya sendiri</li>
<li>Secara rutin ulangi langkah nomor 4 setiap tahun ajaran baru, atau setiap anak pindah ke sekolah atau lingkungan baru.</li>
<li>Jalin kerjasama dengan guru untuk bertukar informasi dan menemukan cara yang disepakati bersama untuk mengevaluasi apa yang dipelajari siswa dan bagaimana pendekatan paling baik untuk mengatasi masalahnya.</li>
</ol>
<p>Langkah nomor 6 masih jarang dilakukan oleh orangtua karena biasanya mereka merasa malu bila harus membahas masalah anak-anaknya terlalu mendapal dengan guru kelasnya. Padahal guru kelas, terutama di tingkat pendidikan dasar (SD) adalah orang yang paling memahami perkembangan anak selama di sekolah.</p>
<p>Orangtua tidak perlu malu dan sungkan untuk bicara kepada guru mengenai perkembangan dan masalah anak-anak mereka meskipun anak tidak memiliki masalah berarti. Ini penting untuk memantau terus kemajuan anak di sekolah serta mendapatkan informasi berharga tentang anak di sekolah yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan hanya dengan menanyai anak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mengatasi anak pemalu">mengatasi anak pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penanganan pemalu bagi anak usia dini">penanganan pemalu bagi anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak tidak berani disekolah">cara mengatasi anak tidak berani disekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara agar anak berani berbicara didepan kelas">cara agar anak berani berbicara didepan kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi rasa malu">cara mengatasi rasa malu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="siswa pemalu penyebab">siswa pemalu penyebab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penyebab rasa malu pada siswa SD">penyebab rasa malu pada siswa SD</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi rasa malu pada anak">cara mengatasi rasa malu pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak pemalu">cara mengatasi anak pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="CIRI CIRI RASA MALU">CIRI CIRI RASA MALU</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="blog permasalahan anak">blog permasalahan anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="rasa malu pada anak">rasa malu pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara menangani anak pemalu">cara menangani anak pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak pemalu di dalam kelas">cara mengatasi anak pemalu di dalam kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="upaya sekolah mengatasi siswa yang pemalu">upaya sekolah mengatasi siswa yang pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara menghadapi anak paud hiper kreatif">cara menghadapi anak paud hiper kreatif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="psikologi rasa malu anak">psikologi rasa malu anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="CARA MENGHADAPI DAN MENANGANI PERMASALAHAN SISWA">CARA MENGHADAPI DAN MENANGANI PERMASALAHAN SISWA</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi masalah anak sd">cara mengatasi masalah anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="//mengatasi siswa pemalu//">//mengatasi siswa pemalu//</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara guru mengatasi siswa sd yang pemalu">cara guru mengatasi siswa sd yang pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips mengatasi anak mau ke tempat asing">tips mengatasi anak mau ke tempat asing</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah siswa disekolah dasar dan cara mengatasinya">masalah siswa disekolah dasar dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="MENGATASI MASALA H DISEKOLAH">MENGATASI MASALA H DISEKOLAH</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah siswa idak mau menjawab pertanyaan guru">masalah siswa idak mau menjawab pertanyaan guru</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah siswa di sekolah dan cara mengatasinya">masalah siswa di sekolah dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penyebab anak tidak dapat menjawab pertanyaan dari guru disekolah">penyebab anak tidak dapat menjawab pertanyaan dari guru disekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penyebab rasa malu berlebihan pada anak dan cara mengatasinya">penyebab rasa malu berlebihan pada anak dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="menghilangkan rasa malu pada anak">menghilangkan rasa malu pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="perkembangan anak disekolah">perkembangan anak disekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="rasa malu anak">rasa malu anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah guru SD kelas 2 dikelas dan cara mengatasinya">masalah guru SD kelas 2 dikelas dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penyebab anak merasa malu">penyebab anak merasa malu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penyebab anak menjadi pemalu di sekolah">penyebab anak menjadi pemalu di sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penanganan siswa sekolah dasar">penanganan siswa sekolah dasar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mengatasi malu anak">mengatasi malu anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="menghilangkan rasa malu di dalam kelas">menghilangkan rasa malu di dalam kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mengatasi anak yang pemalu disekolah">mengatasi anak yang pemalu disekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mengatasi anak yang pemalu">mengatasi anak yang pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="menumbuhKn percY diri siswa">menumbuhKn percY diri siswa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mengatasi anak pemalu dan krng percaya dri">mengatasi anak pemalu dan krng percaya dri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah yg dialami anak sd">masalah yg dialami anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mengatasi siswa sd dalam berbicara">mengatasi siswa sd dalam berbicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="mendidik anak berani bicara">mendidik anak berani bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah-masalah apa yang dialami siswa sekolah dasar dan bagaimana cara mengatasinya">masalah-masalah apa yang dialami siswa sekolah dasar dan bagaimana cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="penyebab anak pemalu">penyebab anak pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan anak pemalu">permasalahan anak pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan diri siswa sekolah dasar">permasalahan diri siswa sekolah dasar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="solusi mengatasi kesulitan berbicara pada murid sd">solusi mengatasi kesulitan berbicara pada murid sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="teknik memahami perkembangan dan masalah anak sd">teknik memahami perkembangan dan masalah anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="teknik pendekatan anak autis">teknik pendekatan anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tempat terapi anak anak kurang percaya diri">tempat terapi anak anak kurang percaya diri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips agar anak berani mengeluarkan pendapat di kelas">tips agar anak berani mengeluarkan pendapat di kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips agar anak sd berani berbicara di kelas">tips agar anak sd berani berbicara di kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips agar tidak malu di depan kelas">tips agar tidak malu di depan kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips guru tidak bisa menjawab">tips guru tidak bisa menjawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="TIPS MENGATASI PERCAYA DIRI ANAK">TIPS MENGATASI PERCAYA DIRI ANAK</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips menghadapi anak sd">tips menghadapi anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips menghilangkan rasa malu pada anak">tips menghilangkan rasa malu pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="tips u/ anak agar berani berbicara">tips u/ anak agar berani berbicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="solusi agar anak tidak mengganggu kelas di sd">solusi agar anak tidak mengganggu kelas di sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="siswa pemalu">siswa pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="siswa indonesia malu penyebab">siswa indonesia malu penyebab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan disekolah sd">permasalahan disekolah sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan guru dan cara mengatasinya">permasalahan guru dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan pada anak sd dan cara mengatasinya">permasalahan pada anak sd dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan siswa sd dan cara mengatasinya">permasalahan siswa sd dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan yang dialami anak sd">permasalahan yang dialami anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="problem anak sekolah dasar">problem anak sekolah dasar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="psikolog anak belum bicara">psikolog anak belum bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="psikologi anak blog">psikologi anak blog</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="psikologi anak dengan gangguan autis">psikologi anak dengan gangguan autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="rasa malu di sekolah">rasa malu di sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="rasa malu malu pada anak">rasa malu malu pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="rasa malu yang merugikan">rasa malu yang merugikan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="permasalahan anak SD">permasalahan anak SD</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="masalah anak SD">masalah anak SD</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="//tips mengatasi siswa pemalu//">//tips mengatasi siswa pemalu//</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mendidik anak pemalu">cara mendidik anak pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak disekolah">cara mengatasi anak disekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak hiper dibawah 5 tahun">cara mengatasi anak hiper dibawah 5 tahun</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak nggak mau ke sekolah">cara mengatasi anak nggak mau ke sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak sd">cara mengatasi anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak sd yang">cara mengatasi anak sd yang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak tk yang pemalu">cara mengatasi anak tk yang pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak yang pemalu">cara mengatasi anak yang pemalu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak yang tidak ingin bicara">cara mengatasi anak yang tidak ingin bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak yang tidak ingin bicara di kelas">cara mengatasi anak yang tidak ingin bicara di kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi anak yang tidak mau bicara">cara mengatasi anak yang tidak mau bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi kesulitan berbicara anak sd">cara mengatasi kesulitan berbicara anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara mengatasi masalah di sekolah dasar">cara mengatasi masalah di sekolah dasar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara menanggulangi rasa kurang percaya diri pada peserta didik">cara menanggulangi rasa kurang percaya diri pada peserta didik</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara menangani anak yang trauma untuk bicara">cara menangani anak yang trauma untuk bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="cara membangun kepercayaan diri disekolah">cara membangun kepercayaan diri disekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="anak pemalu di kelas">anak pemalu di kelas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="anak pemalu di sekolah">anak pemalu di sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="Anak pemalu pd guru">Anak pemalu pd guru</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="Anak usiah dibawah 2 tahun sulit dikendalikan">Anak usiah dibawah 2 tahun sulit dikendalikan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="bagaimana cara guru mengembangkan psikologi anak">bagaimana cara guru mengembangkan psikologi anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/" title="Bagaimana cara mengembangkan rasa percaya diri pada siswa?">Bagaimana cara mengembangkan rasa percaya diri pada siswa?</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/cara-mengatasi-rasa-malu-anak-sd-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyampaikan Pendidikan Seks Pada Anak</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 11:40:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan seks]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan seks anak]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan seks pada anak]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan seks pada anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Semua anak akan belajar seks, tetapi apa yang mereka pelajari, bagaimana dan kapan mereka mempelajarinya, pasti  berbeda antara satu anak dengan yang lain. Itulah mengapa bicara tentang seksualitas manusia dengan anak-anak begitu penting sebelum mereka mendapatkan informasi dari tempat lain &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua anak akan belajar seks, tetapi apa yang mereka pelajari, bagaimana dan kapan mereka mempelajarinya, pasti  berbeda antara satu anak dengan yang lain. Itulah mengapa bicara tentang seksualitas manusia dengan anak-anak begitu penting sebelum mereka mendapatkan informasi dari tempat lain yang keliru dipersepsi oleh anak.</p>
<p><strong>Kapan waktu yang tepat bicara mengenai seks dengan anak-anak ?</strong></p>
<p>Biasanya dapat dimulai ketika anak-anak mulai melontarkan pertanyaan sederhana mengenai seks, berarti anak-anak berhak mendapatkan jawaban-jawaban yang terusterang namun mudah dimengerti oleh anak. misalnya anak bertanya “darimana datangnya adik bayi ma..?”</p>
<p>Jika anak tidak menanyakan atau tampak tidak tertarik membicarakan seks dan reproduksi, mungkin anak mendapat kesan bahwa seks adalah persoalan yang terlarang dan tabu untuk dibicarakan. Maka orangtua dapat mengemukakan persoalan tersebut pada saat-saat momen pengajaran  seperti Ketika anak-anak belajar, atau menonton tv.</p>
<p>Pada momen ini, biasanya anak-anak sangat terbuka terhadap informasi dan bimbingan mengenai sesuatu, termasuk seks. Selama momen-momen pengajaran, tunjukkan pada anak-anak bahwa oragtua tidak takut atau malu untuk membicarakan seks sehingga mereka juga terbuka dengan keingintahuannya mengenai seks.<span id="more-43"></span></p>
<p style="text-align: left;" align="center"><strong>Bagaimana harusnya membicarakan seks dengan anak-anak..? </strong></p>
<p style="text-align: left;" align="center">Aspek yang penting dari pendidikan seks adalah menyampaikan nilai-nilai, standar, dan sikap keluarga. Merasa risih membicarakan hal ini pada anak wajar saja asal tidak membuat orangtua tidak bertindak sama sekali.</p>
<p>Ada beberapa cara sederhana yang mungkin dapat anda gunakan untuk membicarakan seks dengan anak tanpa terganggu perasaan risih :</p>
<p><em><strong>Mulailah sejak dini dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti</strong></em></p>
<p>Jujurlah mengenai perasaan anda, jangan malu mengakui bahwa anda merasa risih membicarakan seks. Anak-anak pasti menghargai perasaan anda. Misalnya anda bisa mengatakan “sebenarnya tidak mudah bagi ibu untuk membicarakan ini. Ketika ibu seumur kamu, hal-hal ini tidak dibicarakan dirumah, tapi ibu percaya bahwa ini adalah hal penting  dan ibu ingin membicarakannya denganmu”.</p>
<p>Jawablah pertanyaan yang ditanyakan. Yang banyak terjadi adalah memberitahu terlalu banyak dalam waktu yang cepat atau tidak memberikan informasi samasekali. Cobalah untuk menghindari hal ini. Dengarkan dengan seksama apa yang ditanyakan anak dan jawab langsung pada persoalannya.</p>
<p><strong><em>Bila kurang jelas mintalah anak mengulang pertanyaan dan tanyakan maksud pertanyaannya.</em></strong></p>
<p>Gunakan istilah yang tepat. Sama halnya saat mengajari anak nama-nama bagian tubuh seperti ari, jempol, siku dan lainlain. Ajari juga mereka nama-nama dari anatomi reproduksi. Misalnya, istilah “burung” terkesan lucu bila anak masih kecil tetapi sulit diterapkan dalam perbincangan serius begitu anak menanjak remaja.</p>
<p>Jangan tertawa. Anak-anak perlu merasa bahwa gagasan dan perhatiannya terhadap seks dan perkembangan seksual mereka penting untuk didengarkan, jadi bukan sesuatu yang lucu. Namun adakalanya tertawa sukar ditahan pada saat kesadaran tentang seks pada anak mulai tumbuh.</p>
<p align="center">
<p align="center">
<p>&nbsp;</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pendidikan seks pada anak">pendidikan seks pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pendidikan seks anak">pendidikan seks anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pengemalan seks">pengemalan seks</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pengenalan seksualitas pada balita">pengenalan seksualitas pada balita</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pengenalan seks pada balita">pengenalan seks pada balita</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pengenalan seks">pengenalan seks</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pengenalan sek pada anak">pengenalan sek pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pendidikan seks untuk anak sd">pendidikan seks untuk anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="Bagaimana cara pendidikan seks">Bagaimana cara pendidikan seks</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pendidikan seks anak cara">pendidikan seks anak cara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="edukasi mengenai seks kepada anak sejak">edukasi mengenai seks kepada anak sejak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="cara seks untuk anak kecil">cara seks untuk anak kecil</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="cara penyampaian pendidikan seks usia dini">cara penyampaian pendidikan seks usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="cara pengenalan seks pada anak">cara pengenalan seks pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/" title="pertanyaan seputar pendidikan seks pada anak">pertanyaan seputar pendidikan seks pada anak</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/cara-menyampaikan-pendidikan-seks-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajarkan Bahasa Isyarat pada Bayi</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 01:38:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa isyarat]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa isyarat untuk bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dan bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[mengajarkan bahasa bayi]]></category>
		<category><![CDATA[mengajarkan bahasa isyarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Pada umumnya anak-anak mulai berkomunikasi secara verbal antara usia 12 bulan sampai 15 bulan. Dibawah usia sebelumnya, kebanyakan belum dapat mengartikulasikan suatu kata pembentuk bahasa secara verbal. Lalu bagaimana cara anak –anak berkomunikasi dengan orangtuanya jika mereka belum lancar berbicara? &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada umumnya anak-anak mulai berkomunikasi secara verbal antara usia 12 bulan sampai 15 bulan. Dibawah usia sebelumnya, kebanyakan belum dapat mengartikulasikan suatu kata pembentuk bahasa secara verbal. Lalu bagaimana cara anak –anak berkomunikasi dengan orangtuanya jika mereka belum lancar berbicara?</p>
<p>Bahasa isyarat hanya dapat digunakan oleh orang-orang yang memiliki keterbatasan mendengarkan dan berbicara , tetapi dewasa ini dapat dipakai untuk melakukan komunikasi dua arah dengan anak-anak yang belum dapat berbicara dengan lancar.</p>
<p>Metode ini membuat anak termotivasi berbicara tanpa khawatir bahwa bahasa isyarat memperburuk komunikasi secara verbal. Cara ini menyebabkan anak disamping mengerti bahasa isyarat, juga diajarkan memverbalkan bahasa seiring kemampuan memproduksi kata pada masa perkembangan.<span id="more-41"></span></p>
<p>Berikut beberapa fakta hasil penelitian yang mengungkapkan keuntungan serta efektiftas penggunaan teknik bahasa isyarat pada usia dini :</p>
<ol start="1">
<li>Anak yang diajarkan bahasa isyarat pada usia 24 bulan, dapat berbicara lancar pada usia 27-28 bulan dibandingkna anak yang tidak diajari bahasa isyarat. Dan diketahui juga bisa menyusun kalimat lebih panjang.</li>
<li>Anak usia 36 bulan yang diajarkan bahasa isyarat, kemampuan bahasanya meningkat setara dengan kemampuan bahasa anak-anak usia 47 bulan.</li>
<li>Anak berusia 8 tahun berhasil meraih angka 12 poin lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang tidak diajarkan bahsa isyarat.</li>
</ol>
<p>Fakta tersebut semakin meneguhkan kesimpulan bahwa bahasa isyarat dapat menstimulus kemampuan bahasa dan kognitif anak. Anak-anak terlahir dengan sembilan macam kecerdasan diantaranya adalah kecerdasan linguistik. Dengan demikian sangatlah penting orang tua untuk sedini mungkin mengajarkan bahsa isyarat sebagai pintu gerbang kemampuan bahasa anak.</p>
<p>Tidak ada batasan usia untuk mengawali pengajaran teknik bahasa. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian teknik bahasa isyarat pada anak antara lain :</p>
<ol start="1">
<li>Usahakan anda dan anak melakukan kontak mata yang intens selama melakukan pembelajaran bahasa isyarat dan harus dalam satu level kontka mata yang sama.</li>
<li>Ketika anak melakukan kesalahan janagan tertawakan kesalahannya.</li>
<li>Menggunakan bahasa isyarat sebeleum dan selama sesi pembelajaran berlangsung sambil menyebutkan secara verbal</li>
<li>Lakukan secara berulang aktivitas ini sehingga anak benar-benar memahamai tiap frase yang sednag diajarkan orangtuanya</li>
<li>Konsistensi dalam mengenalkan frase sangat dibutuhkan, karena bila materi diganti-ganti sebelum anak memahami akan membuat si anak bingung dengan konsep materi yang diajarkan.</li>
<li>Ajarkan materi bahsa yang sering digunakan anak terlebih dahulu, seperti minum susu, menginginkan mainan atau makanan.</li>
<li>Buat dafatar materi yang harus diajarkan pada anak, lalu lakukan evaluasi terhadap setiap perkembangan yang muncul</li>
<li>Gunakakn teknik gerakan tubuh yang tidak terlalu sulit digunakan oleh anak-anak anda.</li>
</ol>
<p>Selamat Mencoba semoga anak anda mendapat stimulus yang cukup untuk kecakapan kemampuan linguistiknya.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="bahasa bayi blog">bahasa bayi blog</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="bahasa bayi">bahasa bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="Usia balita belum lancar bicara">Usia balita belum lancar bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="sudah umur 27 bulan tapi belum lancar bicara">sudah umur 27 bulan tapi belum lancar bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="menggunakan bahasa isyarat pada anak">menggunakan bahasa isyarat pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="mengerti bahasa bayi">mengerti bahasa bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="mengajarkan bicara pada anak">mengajarkan bicara pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="kemampuan bahasa anak 15 bln">kemampuan bahasa anak 15 bln</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="cara melakukan bahasa isyarat">cara melakukan bahasa isyarat</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="cara bicara ank 28bulan">cara bicara ank 28bulan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="bahasa pada bayi">bahasa pada bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="bahasa isyarat untuk bayi">bahasa isyarat untuk bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="bahasa isyarat pada bayi">bahasa isyarat pada bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="bahasa isyarat bagi bayi">bahasa isyarat bagi bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/" title="yang diajarkan untuk anak usia 15 bulan">yang diajarkan untuk anak usia 15 bulan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/mengajarkan-bahasa-isyarat-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendidik Kemandirian dan Tanggung Jawab Pada Anak Usia Dini</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 01:31:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian anak]]></category>
		<category><![CDATA[membuat anak mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik kemandirian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan kemandirian anak]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Kemandirian dan Tanggung jawab ? Kemandirian adalah Kemampuan untuk melakukan sesuatu kegiatan atau tugas sehari-hari atau dengan sedikit bimbingan, sesuai dengan tahapan perkembangan dan kapasitasnya. Tanggung jawab berkaitan dengan dapat dipercaya dan diandalkan. Mengapa Sikap Mandiri dan Tanggung &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu Kemandirian dan Tanggung jawab ?</p>
<p><strong>K</strong>emandirian adalah Kemampuan untuk melakukan sesuatu kegiatan atau tugas sehari-hari atau dengan sedikit bimbingan, sesuai dengan tahapan perkembangan dan kapasitasnya.</p>
<p><strong>T</strong>anggung jawab berkaitan dengan dapat dipercaya dan diandalkan.</p>
<p>Mengapa Sikap Mandiri dan Tanggung Jawab pada Anak Penting ?</p>
<p>Bagaimana pun sayangnya dan berkuasanya kita, kita tidak bisa menjamin bisa mendampingi anak-anak sepanjang hidupnya. Suatu saat kita harus rela melepaskan anak pergi “mengepakkan sayap” mereka dan terbang meraih dunianya sendiri. Karena itu selagi masih bisa membina anak-anak, kita perlu memastikan bahwa nilai-nilai yang kita tanamkan dan tumbuhkan akan cukup bauat anak-anak sebagai modal dalam kehidupan mereka selanjutnya. <span id="more-38"></span></p>
<p><strong>P</strong>ada usia 2-6 tahun anak mulai beranjak  untuk menjadi manusia sosial dan belajar bergaul dengan orang lain. Pada masa ini anak mengembangkan otonominya seiring dengan pengembangan berbagai keterampilannya (motorik kasar dan halus, berbahasa dan sebagainya) antara lain :</p>
<p>Melatih anak buang air kecil atau air besar (Toilet Training)</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Toilet training</span> secara dini akan menumbuhkan kemandirian anak untuk menyalurkan kebutuhan fisiologis mereka.  <span style="text-decoration: underline;">Perlu diingat </span>anak masih dalam masa vital untuk belajar mengontrol impuls atau dorongan yang datang dalam dirinya seperti halnya buang air besar dan air kecil.</p>
<p>Apabila <strong>cara-cara ibu sangat keras</strong>, anak bisa menahan fesesnya dan mengalami sembelit maka anak akan tumbuh menjadi <strong>anak yang keras kepala</strong> dan <strong>kikir.</strong> Sebaliknya bila ibu tipe orang yang sabar membujuk anak untuk BAB maka anak akan memproleh pengetian bahwa seluruh aktivitas penting.  (dasar perkembangan kreativitas dan produktivitas)</p>
<p>Memberi tugas kepada anak untuk membereskan dan menyimpan barang-barang miliknya.</p>
<p><strong>Mengapa  ?</strong></p>
<p><strong>     </strong>Anak mulai mempunyai rasa memiliki. Dengan bimbingan ortu tumbuhnya rasa memiliki ini dapat menumbuhkan bertanggung jawab dan mempertinggi rasa keberdayaan anak.</p>
<p>Ajarkan anak untuk bertanggung jawab atas barang-barang miliknya.</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Karena pada saat menginjak usia sekolah,anak telah menjadi bagian dari masyarakat sosial yang akan banyak menghabiskan waktu diluar rumah.</p>
<p>Membuka dan mengenakan pakaian, celana, sepatu sendiri.<strong> </strong></p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Kemandirian untuk berpakaian dan bersepatu akan meningkatkan perkembangan motorik halus. Juga akan menumbuhkan kesadaran anak akan kemampuan sensorisnya serta mengembangkan sikap psitif terhadap dirinya.</p>
<p>Merapikan rambut sendiri</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Anak membutuhkan bantuan ibu/pengasuh untuk mengepang, memasang jepit. Jika rambut sedang atau panjang pilihan ibu dan anak, ajarkan anaku secara mandiri mengurus rambutnya sehingga membiasakan diri tampil dengan rambut rapi.</p>
<p>Mengenal dan menghargai waktu</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p><strong>        </strong>Dalam hal ini orang tua idealnya adalah model yang pertama dan paling berpengaruh bagi anak karena terkait dengan konteks budaya kita belum kunjung beranjak dari jeratan “jam karet<strong>”</strong></p>
<p><strong> </strong>      Membagi waktu</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Anak membutuhkan waktu dan bimbingan untuk memahami perlunya keseimbangan antara waktu menikmati masa kanak-kanak (bermain) yang memang hak anak dan waktu untuk melakukan rutinitas sehari-hari (makan, mandi, tidur) dan tugas-tugas sekolah yang merupakan kewajiban anak.</p>
<p>Tidur dikamar terpisah dari orang tua</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Keberanian untuk tidur di kamar tidur sendiri merupakan bentuk kemandirian anak. Namun Anda perlu memahami rasa takut anak akan gelap atau hantu. Dorong dia agar lebih berani.</p>
<p>Beri anak kesempatan untuk menentukan pilihannya</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Anak perlu mendpat kesempatan untuk belajar menimbang dan menentukan pilihannya. Dengan demikian anak akan terbiasa mengambil keputusan tanpa tergantung orang lain. Contoh memilih baju atau buku.</p>
<p>Jadikan masa Play Group dan Taman Kanak-Kanak sebagai tempat untuk belajar mandiri dan bertanggung jawab.</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>TK sebagai jembatan sosial yang secara psikologis merupakan tempat yang baik untuk anak mengembangkan tanggung jawab dan memupuk kemandiriannya</p>
<p>Walaupun kewajiban anak di Play Group atau TK masih terbatas, Anda perlu mendorong anak untuk selalu memenuhinya.</p>
<p>Ajar anak belajar menabung</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Pemahaman anak akan arti dan nilai uang sendiri masih sangat abstrak. Namun, kebiasaan ini perlu dipupuk, sehingga anak akan terbiasa menghargai uang dan bertanggung jawab atas uangnya.</p>
<p>Belajar mengetahui baik dan buruk.</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Anak-anak menganggap penderitaan atau segala sesuatu yang tidak menyenangkan sebagai sesuatu yang buruk. Sedangkan segala yang menyenangkan adalah baik. Sebagai bagian mahluk sosial, anak perlu belajar untuk tidak hanya memperhatikan kesenangan dan kepentingan sendiri.</p>
<p>Berikan pujian atas kemandirian dan tnggung jawabnya</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Pujian orang tua akan menajdi Reinforcement/faktor penguat bagi anak untuk berbuat baik lagi.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Perlu diingat ortu </span>adalah tidak hanya menghargai hasil akhir dari usaha anak, namun juga harus menghargai proses mental yang dilalui anak. Apresiasi ortu atas usaha anak akan membuat anak merasa dipahami.</p>
<p>Jadi manusia yang bertanggung jawab</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Albert schweitzer berkata bahwa untuk mengembangkan anak diperlukan; yaitu pertama contoh, kedua contoh, dan ketiga contoh. Jadi, untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab anak, terlebih dahulu Anda harus berusaha jadi orang yang bertanggung jawab pada keluarga maupun masyarakat.</p>
<p>Bina hubungan erat  prang tua dan anak</p>
<p><strong>Mengapa</strong> ?</p>
<p>Orang menganggap hubungan erat menciptakan anak ketergantungan dan anak tidak mandiri, padahal sebaliknya dapat mengembangkan kemandirian anak secara maksimal (contohnya luangkan waktu untuk kegiatan dan acara keluarga)</p>
<p><strong>O</strong>rang tua selalu berusaha memperrkaya pengalaman anak dengan sesering mungkin mendorong anak memegang “<strong><em>Tali kendali</em></strong>”agar anak mampu mengatasi situasi yang mereka hadapi.</p>
<p><strong>K</strong>elak anak tumbuh menjadi pribadi yang sepenuhnya memegang kendali dan tanggung jawab atas pilihan, keputusan dan jalan hidupnya sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian kemandirian anak">pengertian kemandirian anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="kemandirian anak usia dini">kemandirian anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab anak">tanggung jawab anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengembangan tanggung jawab anak">pengembangan tanggung jawab anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pendidikan kemandirian">pendidikan kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara mengatasi kemandirian">cara mengatasi kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="toilet trainng untuk anak usia dini">toilet trainng untuk anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab anak sekolah">tanggung jawab anak sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="contoh toilet training PAUD">contoh toilet training PAUD</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="upaya meningkatkan kemandirian pada anak usia dini">upaya meningkatkan kemandirian pada anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="contoh kemandirian">contoh kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="upaya meningkatkan kemandirian pada anak TK">upaya meningkatkan kemandirian pada anak TK</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="Pembahasan sikap mandiri pada siswa">Pembahasan sikap mandiri pada siswa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="kemandirian anak usia prasekolah">kemandirian anak usia prasekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara menanamkan kemandirian belajar">cara menanamkan kemandirian belajar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="mengapa anak harus tidur terpisah dengan orangtua nya dari usia dini?">mengapa anak harus tidur terpisah dengan orangtua nya dari usia dini?</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="mengembangkan sikap bertanggung jawab">mengembangkan sikap bertanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab">menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="menjadi manusia bertanggung jawab">menjadi manusia bertanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="menumbuhkan sikap mandiri anak">menumbuhkan sikap mandiri anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="menumbukan sikap mandiri anak">menumbukan sikap mandiri anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pendidikan dalam kemandirian anak">pendidikan dalam kemandirian anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="MENDIDIK KEMANDIRIAN PADA ANAK">MENDIDIK KEMANDIRIAN PADA ANAK</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="mendidik kemandirian anak">mendidik kemandirian anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="menanamkan sifat mandiri pada anak sd">menanamkan sifat mandiri pada anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="kewajiban anak dalam masyarakat">kewajiban anak dalam masyarakat</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="kewajiban anak sekolah">kewajiban anak sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="konsep pendidikan kemandirian">konsep pendidikan kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="macam kemandirian anak usia prasekolah">macam kemandirian anak usia prasekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="mandiri bagi anak usia dini">mandiri bagi anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih anak 2thn buang air kecil dan besar sendiri">melatih anak 2thn buang air kecil dan besar sendiri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih anak bertanggung jawab">melatih anak bertanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih anak ke toilet">melatih anak ke toilet</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="Melatih anak mengerjakan pekerjaan sehari hari">Melatih anak mengerjakan pekerjaan sehari hari</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi">melatih bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi blog">melatih bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi blog</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih tanggung jawab anak sejak dini">melatih tanggung jawab anak sejak dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="melatih tanggung jawab pada anak">melatih tanggung jawab pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="memupuk kemandirian anak tk">memupuk kemandirian anak tk</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="kemandirian siswa secara sosial">kemandirian siswa secara sosial</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pendidikan kemandirian pada anak">pendidikan kemandirian pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian kemandirian">pengertian kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab anak sd">tanggung jawab anak sd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab anak yang">tanggung jawab anak yang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab dan dapat dipercaya">tanggung jawab dan dapat dipercaya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab itu apa">tanggung jawab itu apa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab kemandirian dan kreativitas anak">tanggung jawab kemandirian dan kreativitas anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab pada anak sekolah">tanggung jawab pada anak sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab pada anak usia dini">tanggung jawab pada anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="tanggung jawab terhadap waktu">tanggung jawab terhadap waktu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="toilet training pada anak paud">toilet training pada anak paud</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="TOILET TRAINING PADA ANAK USIA SEKOLAH">TOILET TRAINING PADA ANAK USIA SEKOLAH</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="toilet training untuk anak usia dini">toilet training untuk anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="upaya meningkatkan kemandirian belajar anak d taman kanak-kanak">upaya meningkatkan kemandirian belajar anak d taman kanak-kanak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="sikap mandiri untuk anak SD">sikap mandiri untuk anak SD</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="sikap mandiri dan tanggung jawab siswa di sekolah">sikap mandiri dan tanggung jawab siswa di sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="sikap mandiri">sikap mandiri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengembangan masa vital anak usia dini">pengembangan masa vital anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian tanggung jawab anak tk">pengertian tanggung jawab anak tk</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian kemandirian anak dan contoh">pengertian kemandirian anak dan contoh</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian kemandirian pada anak">pengertian kemandirian pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian mandiri">pengertian mandiri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian mandiri dan kemandirian">pengertian mandiri dan kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="Pengertian sikap kemandirian pada anak Tk">Pengertian sikap kemandirian pada anak Tk</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="pengertian tanggung jawab pada psikologi anak">pengertian tanggung jawab pada psikologi anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="peran kepala sekolah menciptakan kemandirian siswa">peran kepala sekolah menciptakan kemandirian siswa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="perkembangan motorik pada kemandirian anak">perkembangan motorik pada kemandirian anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="perkembangan toilet training pada anak paud">perkembangan toilet training pada anak paud</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="psikologi kemandirian anak usia dini">psikologi kemandirian anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="psikologis kewajiban anak">psikologis kewajiban anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="www menumbuhkan rasa tanggungjawab">www menumbuhkan rasa tanggungjawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="agar anak bertanggung jawab atas pilihannya">agar anak bertanggung jawab atas pilihannya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="belajar mandiri usia ply group">belajar mandiri usia ply group</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="belajar menabung pada anak umur 2 tahun">belajar menabung pada anak umur 2 tahun</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="bentuk kegiatan yang dapat menumbuhkan tanggung jawab anak tk">bentuk kegiatan yang dapat menumbuhkan tanggung jawab anak tk</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="bertanggung jawab terhadap anak">bertanggung jawab terhadap anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="bgnm cara rasa memupuk kemandirian">bgnm cara rasa memupuk kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="bgnm cara rasa menumbuhkn kemandirian">bgnm cara rasa menumbuhkn kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="buku menumbuhkan kemandirian belajar">buku menumbuhkan kemandirian belajar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara anak belajar tanggung jawab">cara anak belajar tanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara melatih anak belajar buang air kecil">cara melatih anak belajar buang air kecil</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara melatih anak bertanggung jawab">cara melatih anak bertanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="Cara membujuk anak untuk membuang air besar di closet">Cara membujuk anak untuk membuang air besar di closet</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara menanamkan kemandirian">cara menanamkan kemandirian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara menanamkan rasa tanggung jawab pada anak usia dini">cara menanamkan rasa tanggung jawab pada anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="cara menanamkan sikap tanggung jawab pada usia dini">cara menanamkan sikap tanggung jawab pada usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="baik buruk anak tanggung jawab siapa">baik buruk anak tanggung jawab siapa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="bagaimana bersikap pada anak usia dini AGAR ANAK BERSIKAP">bagaimana bersikap pada anak usia dini AGAR ANAK BERSIKAP</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="anak belajar buang air besar">anak belajar buang air besar</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="anak tanggung jawab">anak tanggung jawab</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="anak usia 6 tahun dapat bersikap mandiri">anak usia 6 tahun dapat bersikap mandiri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="apa itu kemandirian ?">apa itu kemandirian ?</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="apa yang dimaksud dengan kemandirian anak">apa yang dimaksud dengan kemandirian anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="apa yang dimaksud dengan kemandirian dan contoh">apa yang dimaksud dengan kemandirian dan contoh</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="apa yang dimaksud kemandirian siswa">apa yang dimaksud kemandirian siswa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="arti sikap mandiri">arti sikap mandiri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="arti tanggung jawab anak">arti tanggung jawab anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="arti tanggung jawab bagi anak usia dini">arti tanggung jawab bagi anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="aspek kemandirian anak prasekolah">aspek kemandirian anak prasekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/" title="aspek kemandirian untuk anak tk">aspek kemandirian untuk anak tk</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anak-usia-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenali Tanda-tanda awal Anak Hiperaktif</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 01:24:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[ADD]]></category>
		<category><![CDATA[ADHD]]></category>
		<category><![CDATA[Anak hiperaktif]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala hiperaktif]]></category>
		<category><![CDATA[hiperaktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Anak hiperaktif]]></category>
		<category><![CDATA[tanda-tanda anak hiperaktif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Wawan (4thn) tidak pernah bisa duduk diam di rumah. Setiap kali, ia hanya betah duduk selama 5 menit, kemudian beralih ke kegiatan lain, misalnya mencoret-coret dinding dengan krayon. Sejenak asyik, diapun beralih ke mainannya. Tidak lebih dari 10 menit, ia &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Wawan (4thn) tidak pernah bisa duduk diam di rumah. Setiap kali, ia hanya betah duduk selama 5 menit, kemudian beralih ke kegiatan lain, misalnya mencoret-coret dinding dengan krayon.</em></p>
<p><em>Sejenak asyik, diapun beralih ke mainannya. Tidak lebih dari 10 menit, ia pasti sudah melakukan aktivitas lain. Setiap ibu menenangkannya deengan memeluk atau memanggilnya, ia selalu berontak.</em><em></em></p>
<p>Cerita diatas adalah salah satu gangguan pemusatan perhatian disertai gejala hiperaktivitas motorik (tubuh) yang dikenal dengan istilah ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) atau ADD (Attention Deficit Disorder). Ternyata gangguan ini menjangkiti 3-5 % anak berusis 4-14 tahun.<span id="more-36"></span></p>
<p>Menurut para ahli penyebabnya adalah kerusakan kecil pada sistem saraf pusat dan otak, sehingga rentang konsentrasi menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan. Anak hiperaktif bergerak ke sana kemari tak searah, tak sesuai dengan situasi yang dihadapi. Merekapun kerap gagal menyelesaikan tugas</p>
<p><strong>Apa penyebabnya ya&#8230;?</strong></p>
<p>Beberapa faktor diduga penyebab gangguan ini, antara lain temperamen bawaan, pengaruh lingkungan, malfungsi otak, ayan (epilepsi), kondisi gangguan kepala seperti geger otak, trauma kepala saat anak dilahirkan atau kepala terbentur, infeksi, keracunan, gizi buruk, dan alergi makanan.</p>
<p><strong>Gejalanya gimana sih&#8230;.</strong></p>
<ul>
<li>apapun yang dilakukan, tidak satupun diselesaikan</li>
<li>sering tidak mendengarkan bila dipanggil, hal ini bisa terjadi karena <strong>perkembangan bahasan</strong>ya terlambat atau daya konsentrasi yang rendah</li>
<li>Mudah beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya</li>
<li>Suasana hati labil, beberapa saat terlihat gembira namun beberapa saat kemudian mendadak marah dan ngambek</li>
<li>Tidak mampu mengontrol diri/gerakan seperti duduk tidak tenang, bergoyang-goyang atau merosot hingga jatuh dari tempat duduk.</li>
<li>Mulutnya tidak pernah diam, bicara terburu-buru sehingga senang menyerobot pembicaraan.</li>
<li>Cenderung tidak memeperhatikan mata lawan bicaranya</li>
</ul>
<p><strong>Jangan buru-buru memvonis !</strong></p>
<p>Sayangnya, orangtua sering salah menduga seperti pada<strong> anak umur dua tahun<a href="http://www.sahabatwanita.com/mendidik-kemandirian-dan-tanggung-jawab-pada-anakusia-anak-2-6-tahun" target="_blank"> </a></strong>yang memang sedang senang-senangnya bergerak dan sulit duduk diam sehingga memvonis bahwa anaknya hiperaktif.</p>
<p>Padahal ciri-ciri hiperaktif baru terdeteksi setelah anak setidaknya berusia empat tahun atau usia awal sekolah. Kalaupun beberapa ciri tampak pada anak, jangan tergesa-gesa untuk menyatakan anak hiperaktif.</p>
<p>Amati perkembangannya dan bandingkan dengan anak sebayanya, bila sampai 6 tahun ciri-ciri masih terlihat pada anak, baru konsultasikan dengan psikolog. Jangan didiamkan karena bisa berlanjut hingga memperngaruhi kehidupan dewasa.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri-ciri anak hiperaktif">ciri-ciri anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Ciri anak hiperaktif">Ciri anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri anak hiperaktif">ciri ciri anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda anak hiperaktif">tanda anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri bayi hiperaktif">ciri bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda bayi hiperaktif">tanda bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri-ciri bayi hiperaktif">ciri-ciri bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri bayi hiperaktif">ciri ciri bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda anak hiperaktif">tanda-tanda anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda anak hiperaktif">tanda tanda anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri balita hiperaktif">ciri balita hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda anak hiper aktif">tanda-tanda anak hiper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="hiperaktivitas">hiperaktivitas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="bayi hiperaktif">bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda2 anak hiperaktif">tanda2 anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda2 anak hiperatif">tanda2 anak hiperatif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri anak hyperaktif">ciri ciri anak hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri-ciri anak hiperaktif pada bayi">ciri-ciri anak hiperaktif pada bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri anak hyperaktif umur 5tahun">ciri ciri anak hyperaktif umur 5tahun</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda bayi hiperaktif">tanda-tanda bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri hiperaktif">ciri ciri hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda bayi hiperaktif">tanda tanda bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="gejala anak hiper aktif">gejala anak hiper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda2 anak hyperaktif">tanda2 anak hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda anak hiper aktif">tanda tanda anak hiper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda anak hyperaktif">tanda anak hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda baby hyperaktif">tanda baby hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda2 anak usia 3 tahun yang hiperaktif">tanda2 anak usia 3 tahun yang hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri2 bayi hiperaktif">ciri2 bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="gejala tanda anak hiperaktif">gejala tanda anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri tanda anak hiperaktif">ciri tanda anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="gejala anak hiperaktif">gejala anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="bayi hyperaktif">bayi hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri anak hiper aktif">ciri ciri anak hiper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="penanganan anak hiperaktif">penanganan anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda anak hiper aktif">tanda anak hiper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="6 ciri anak hiperaktif">6 ciri anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda dan gejala anak hiperaktif">tanda dan gejala anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="mata bayi hiperaktif">mata bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="menangani anak hiperaktif blogspot">menangani anak hiperaktif blogspot</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda bayi hiper">tanda bayi hiper</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="penyebab anak hiperaktif">penyebab anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="mengenali ciri ciri anak hiperaktif">mengenali ciri ciri anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="penyebab dan gejala anak hiperaktif">penyebab dan gejala anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="mengenali bayi hyperaktif">mengenali bayi hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="penyebab gangguan pemusatan perhatian">penyebab gangguan pemusatan perhatian</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="menangani anak hyperaktif usia 4 thn">menangani anak hyperaktif usia 4 thn</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda anak adhd">tanda anak adhd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="penanganan anak aktif">penanganan anak aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda dan gejala gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas">tanda dan gejala gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas">tanda gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda anak yang hiperaktif">tanda-tanda anak yang hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda awal anak hiperaktif">tanda-tanda awal anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda bayi hyperaktif">tanda-tanda bayi hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Tanda-tanda hiperaktif">Tanda-tanda hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda hiperaktif pada bayi">tanda-tanda hiperaktif pada bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda-tanda hiperaktive pada anak">tanda-tanda hiperaktive pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda2 anak aktif">tanda2 anak aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Tanda2 bayi hiperaktif">Tanda2 bayi hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda hyperaktif">tanda tanda hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda hiperaktif pada anak">tanda tanda hiperaktif pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda gejala anak hiperaktif">tanda gejala anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda hiperaktif pada bayi">tanda hiperaktif pada bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda hyperactif">tanda hyperactif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda hyperaktif pada anak">tanda hyperaktif pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda anak adhd">tanda tanda anak adhd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Tanda tanda hiperaktif">Tanda tanda hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda dini anak hiperaktif">tanda tanda dini anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda gegerotak pd anak">tanda tanda gegerotak pd anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="tanda tanda hiperaktif bayi">tanda tanda hiperaktif bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Tandatanda anak hyferaktif">Tandatanda anak hyferaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="makanan penyebab janin hiperaktif">makanan penyebab janin hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="anak hiperaktif ciri ciri">anak hiperaktif ciri ciri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri bayi adhd">ciri bayi adhd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri bayi balita add attention">ciri bayi balita add attention</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri bayo hiperaktif">ciri bayo hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Ciri ciri anak hiver">Ciri ciri anak hiver</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri anak hyper">ciri ciri anak hyper</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri anak hyper aktif">ciri ciri anak hyper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Ciri ciri baby hiperaktif">Ciri ciri baby hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri ciri balita hiperaktif">ciri ciri balita hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri hiperaktif">ciri hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri mata anak hiperaktif">ciri mata anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="Ciri anak yg hifer aktif n apa penyebabnya">Ciri anak yg hifer aktif n apa penyebabnya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri anak yang hiper aktif">ciri anak yang hiper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri anak hyperaktif">ciri anak hyperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="anak hiperaktif menurut ahli">anak hiperaktif menurut ahli</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="anak hiperaktivitas">anak hiperaktivitas</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="anak-anak awal dan ciri-ciri anak-anak awal">anak-anak awal dan ciri-ciri anak-anak awal</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="bagaimana ciri-ciri anak hiteraktif">bagaimana ciri-ciri anak hiteraktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri - ciri anak yang hiferaktif dan aktif">ciri - ciri anak yang hiferaktif dan aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri - ciri geger otak pada anak - anak">ciri - ciri geger otak pada anak - anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri anak adhd">ciri anak adhd</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri anak hiperaktif 4 tahun">ciri anak hiperaktif 4 tahun</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri anak hyper">ciri anak hyper</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri anak hyper aktif">ciri anak hyper aktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri-ciri anak attention different">ciri-ciri anak attention different</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="ciri-ciri anak dengan Attention Different">ciri-ciri anak dengan Attention Different</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="gejala hiperaktif bayi">gejala hiperaktif bayi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/" title="gejala hyperaktiv">gejala hyperaktiv</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/kenali-tanda-tanda-awal-anak-hiperaktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenali Gejala Disleksia pada Anak</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 12:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak disleksia]]></category>
		<category><![CDATA[anak sulit membaca]]></category>
		<category><![CDATA[anak susah membaca]]></category>
		<category><![CDATA[Disleksia pada anak]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan kesulitan membaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anak anda atau salah satu anggota keluarga anda mengalami satu dari beberapa hal berikut ini, bentuk kesulitan yang berhubungan dengan kata-kata, seperti kesulitan cara membaca,mengeja,menulis, maupun memahami kata-kata. Gejala seperti diatas biasa disebut dengan disleksia. Amati gejala-gejala berikut sehingga anda bisa segera menanganinya ketika &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anak anda atau salah satu <strong>anggota keluarga </strong>anda mengalami satu dari beberapa hal berikut ini, bentuk kesulitan yang berhubungan dengan <strong>kata-kata</strong>, seperti <strong>kesulitan</strong> <strong>cara membaca</strong>,<strong>mengeja</strong>,<strong>menulis</strong>, maupun memahami kata-kata.</p>
<p>Gejala seperti diatas biasa disebut dengan <strong><em>disleksia</em></strong>. Amati gejala-gejala berikut sehingga anda bisa segera menanganinya ketika menimpa anak anda.</p>
<p>Gejala-gejala:</p>
<ul>
<li>Sulit menyebutkan nama benda (anomi) amat sederhana sekalipun seperti pensil,sendok,arloji, dll. Padahal penyandang <em>disleksia</em> mengenal betul benda itu.</li>
<li>Gangguan bisa juga dalam kemampuan menuliskan huruf, misalnya b ditulis dibaca d, p ditulis dibaca q dan sebaliknya.</li>
<li>Bisa juga salah dalam mengeja atau membaca rangkaian huruf gajah dibaca atau ditulis jagah</li>
<li>Kekurangan atau kelebihan huruf dalam menulis<span id="more-33"></span></li>
<li>Sulit mengingat arah kiri dan kanan, sulit membedakan waktu ( hari ini,kemarin, dan besok)</li>
<li>Sulit mengingat urutan</li>
<li>Sulit mengikuti instruksi verbal</li>
<li>Sulit berkonsentrasi</li>
<li>Perhatiannya mudah teralih</li>
<li>Sulit berkomunikasi karena bahasanya kaku dan tidak berurutan</li>
<li>Seringkali mengalami kesulitan berhitung terutama bila disampaikan dalam bentuk cerita</li>
<li>Tulisannya sulit dibaca</li>
<li>Kurang percaya diri</li>
</ul>
<p>Walupun sulit membaca kata-kata, biasanya mereka tidak menjumpai kesulitan dalam membaca angka atau not balok, kecuali kalau mereka menderita disleksia angka.</p>
<p>Jadi jangan menganggap anak <em>disleksia</em> sebagai anak terbelakang atau bodoh.Penanganan dini dan ketekunan serta motivasi yang kuat akan mengatasi kelainan ini.</p>
<p>Banyak orang terkenal seperti Sir winston Churchil (1874-1965), mantan perdana menteri Inggris, Sir Isaac Newton (1642-1727), ahli fisika yang menemukan gaya tarik bumi, Albert Einstein(1879-1955), ahli fisika lain yang menemukan teori kosmos, dianggap bodoh sewaktu mereka kecil karena kurang berprestasi. Namun, di kemudian hari malah dielu-elukan dunia karena prestasinya.</p>
<p>Anak <em>disleksia</em> bisa belajar di sekolah biasa ataupun sekolah khusus  tergantung dari efek <em>disleksia</em> tersebut. Bila anak masih dapat mengikuti pelajaran dengan nilai “cukup” dan perkembangan sosial emosinya tidak terganggu, anak masih mungkin belajar di sekolah biasa.</p>
<p>Tetapi jika <em><strong>disleksia</strong></em> amat menggangu <strong>anak belajar</strong> dan <strong>prestasi belajar</strong>, bahkan tidak <strong>naik kelas </strong>sebaiknya disekolahkan di tempat khusus. Sehingga anda tidak repot untuk <strong>mengajar membaca</strong></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="disleksia pada anak">disleksia pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="gejala disleksia">gejala disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="kesulitan membaca">kesulitan membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="disleksia anak">disleksia anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="anak susah membaca">anak susah membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="metode belajar anak disleksia">metode belajar anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="gejala kesulitan menulis">gejala kesulitan menulis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="deleksia pada anak">deleksia pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengatasi anak susah membaca">mengatasi anak susah membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengapa anak sulit untuk bisa membaca">mengapa anak sulit untuk bisa membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengapa anak sulit membaca">mengapa anak sulit membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengajari anak yang sulit membaca">mengajari anak yang sulit membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengatasi anak disleksia">mengatasi anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="anak diseleksia">anak diseleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="teori psikologi perkembangan disleksia">teori psikologi perkembangan disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="teori anak disleksia">teori anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="susah mengingat kanan kiri">susah mengingat kanan kiri</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="sulit membaca">sulit membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="sekolah khusus anak disleksia">sekolah khusus anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="perkembangan bahasa pada anak disleksia">perkembangan bahasa pada anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="metode membaca untuk anak disleksia">metode membaca untuk anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengatasi disleksia pada anak">mengatasi disleksia pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="Mengajari anak dileksia">Mengajari anak dileksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="mengajar anak disleksia membaca">mengajar anak disleksia membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="anak disleksia sekolah biasa">anak disleksia sekolah biasa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="anak sulit baca">anak sulit baca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="anak sulit membaca">anak sulit membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="apa yang disebut anak disleksia">apa yang disebut anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="cara menangani anak disleksia di sekolah">cara menangani anak disleksia di sekolah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="cara mengajar anak disleksia">cara mengajar anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="cara mengajar angka anak disleksia">cara mengajar angka anak disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="cara mengatasi anak sulit membaca">cara mengatasi anak sulit membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="cara mengatasi pada anak dislaksia">cara mengatasi pada anak dislaksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="gejala kesulitan membaca">gejala kesulitan membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="jika susah membaca">jika susah membaca</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="kesulitan membaca permulaan pada huruf b d dan p">kesulitan membaca permulaan pada huruf b d dan p</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="kesulitan menulis angka inggris">kesulitan menulis angka inggris</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="kosmos bodoh">kosmos bodoh</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/" title="terapi pada anak disleksia">terapi pada anak disleksia</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/kenali-gejala-disleksia-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dongeng dan Cerita Anak untuk Menasihati Anak</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 11:43:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita anak]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[cerita legenda]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng untuk anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi orangtua zaman sekarang memang serba sulit. Barangkali anda pun sering membandingkan tentang anak-anak (dibawah usia 5 tahun) zaman dulu dengan anak-anak zaman sekarang. Anak-anak zaman sekarang cenderung lebih berani membangkang, lebih sulit dikendalikan dan lebih berani mengemukakan pendapat. Yang terakhir ini &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-21 alignleft" title="Dongeng dan Cerita Anak" src="http://www.sahabatwanita.com/wp-content/uploads/2011/12/dongeng.jpg" alt="" width="117" height="143" />Menjadi orangtua zaman sekarang memang serba sulit. Barangkali anda pun sering membandingkan <strong>tentang anak-anak</strong> (dibawah usia 5 tahun) zaman dulu dengan anak-anak zaman sekarang.</p>
<p>Anak-anak zaman sekarang cenderung lebih berani membangkang, lebih sulit dikendalikan dan lebih berani mengemukakan pendapat. Yang terakhir ini positif, tetapi tentunya anda tak suka punya anak yang berani membangkang dan sulit dikendalikan bukan?</p>
<p>Anak-anak zaman sekarang pun lebih kritis terhadap apa yang dikatakan orangtuanya sehingga orangtua harus lebih berhati-hati dalam bicara maupun bertindak.</p>
<p>Mungkin anda pun sering kewalahan dalam menerapkan disiplin pada anak dan kesulitan mengajarkan norma? tidak mudah memang, tetapi ada yang dapat membantu anda. Cobalah ceritakan sebuah dongeng untuk anak anda.<span id="more-19"></span></p>
<p>Ya, mendongeng alias bercerita. Nenek dan kakek seringkali menjadi favorit bagi anak-anak karena mereka banyak bercerita kepada cucu-cucunya. Biasanya mereka menceritakan pengalaman masa muda maupun cerita khusus anak-anak.</p>
<p>Mendongeng adalah menyampaikan cerita. Intinya, dongeng adalah cerita. Isi dari dongeng bisa bermacam-macam, antara lain sejarah kepahlawanan, fabel (cerita mengenai binatang), legenda ( kisah mengenai terjadinya suatu tempat), maupun cerita kontemporer yang merupakan karangan baru. Di dalam sebuah dongeng biasanya pun diselipkan nasihat-nasihat atau hikmah.</p>
<p>Anak-anak biasanya sangat menyukai cerita atau dongeng. Apalagi yang berkaitan dengan binatang maupun tumbuhan. Itulah sebabnya mengapa sebagian besar hal-hal yang berkaitan dengan anak-anak hampir selalu dikaitkan dengan dunia binatang.</p>
<p>Misalnya : boneka bermacam jenis binatang, mainan kuda goyang/angsa goyang, motif  binatang pada pakaian, tas dan sepatu, bahkan beberapa tes psikologi pun menggunakan unsur binatang dalam penyajiannya agar lebih dekat dengan dunia anak.</p>
<p>Dengan alasan itulah maka sangat masuk akal apabila dongeng menjadi media yang sangat baik untuk menyampaikan ajaran-ajaran kepada anak-anak. Anda tidak perlu berkecil hati bila anda tidak bisa mendongeng seperti para pendongeng terkenal.</p>
<p>Tidak perlu juga menghafalkan cerita-cerita terkenal seperti  kancil nyolong timun, legenda tangkuban perahu, malin Kundang dll. Anda bisa saja mengarang sendiri dongeng yang akan anda sampaikan. Atau bisa juga cerita berasal dari pengalaman anda waktu kecil. Yang perlu diperhatikan dalam mendongeng adalah:</p>
<ol start="1">
<li>Bercerita, bukan membaca teks.</li>
<li>Tidak harus selalu diawali dengan “Pada jaman dulu….”Pada suatu hari”…</li>
<li>Perhatikan durasi, jangan terlalu panjang ataupun terlalu pendek.Apabila terlalu panjang bisa dibuat bersambung, akan membuat anak menagih lagi.</li>
<li>Selipkan hikmah sesuai kebutuhan.Pilih waktu yang tepat untuk menyampaikan.</li>
<li>Dongeng identik dengan cerita sebelum tidur, tetapi anda boleh saja memberikannya pada waktu lain asalkan anak merasa nyaman.</li>
</ol>
<p><strong><em>Contoh kasus</em></strong><br />
Misalnya anda sedang kebingungan mengajari anak anda supaya tidak kencing di sembarang tempat. Anda bisa menceritakan cerita <em>“Kisah Pohon yang Sedih”</em></p>
<p><em>Dik, ibu punya cerita bagus. Kamu mau  mendengarkan ?</em><em><br />
</em><em>Ini kisah tentang pohon yang sedih. Pak Amir menanam pohon rambutan di halaman rumahnya. Lima tahun kemudian pohon itu sudah tumbuh baik, subur, daunnya banyak, batangnya kokoh, dahan dan rantingnya banyak..</em></p>
<p><em>Tapi sejak sebulan lalu pohon rambutan Pak Amir mulai kering, dan daunnya rontok, padahal Pak Amir tak lupa menyiram dan memupuk. Doni, anak Pak Amir yang berusia 3 tahun pun tahu hal itu bahkan pernah ia mendengar pohon rambutan sedang menangis. Doni melaporkan hal itu pada ayahnya.</em></p>
<p><em>Kemudian Pak Amir bertanya kepada si pohon, “ hai pohon rambutan, kenapa tubuhmu sekarang kurus sekali. Daunmu rontok dan kamu tak mau makan dan minum. Kamu pun sering menangis. Ada apa sebenarnya?”</em></p>
<p><em>Pohon rambutan menjawab, “ aku sedih sekali Pak Amir. Sering sekali Doni anakmu pipis di tubuhku. Aku jadi bau, tidak segar seperti dulu yang selalu bersih.</em></p>
<p><em>Pohon lain pun sering mengejekku karena bau pipis.aku tak tahan begini terus, aku malu sekali. Aku jadi malas doyan makan. Daripada diejek terus, lebih baik aku mati saja pak Amir”</em></p>
<p><em>“sabar pohon rambutan. Biar aku tegur dulu Doni anakku. Supaya dia tidak pipis di tubuhmu lagi.”</em></p>
<p><em>Ini adalah contoh yang sangat sederhana, kemudian di akhir cerita anda bisa menyelipkan hikmahnya.</em></p>
<p><em>Nah dik, pohon juga bisa sedih kalau ada orang pipis di tubuhnya. Batang pohon jadi bau tak sedap. Sekarang adik tahu kan, kenapa tidak boleh pipis sembarangan?</em></p>
<p>Dengan mengajari anak melalui dongeng, anak tidak merasa digurui tetapi merasa terlibat dalam cerita itu. Banyak hal bisa anda sampaikan misalnya : mengajari tentang kejujuran, persahabatan, rajin bangun pagi, rajin belajar, dll</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng anak sederhana">dongeng anak sederhana</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak-anak disiplin">cerita anak-anak disiplin</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita legenda">cerita legenda</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="yang harus diperhatikan dalam membaca dongeng">yang harus diperhatikan dalam membaca dongeng</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng nasihat">dongeng nasihat</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="Dongeng nasehat untuk anak">Dongeng nasehat untuk anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="Dongeng nasehat buat anak">Dongeng nasehat buat anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng nasehat binatang">dongeng nasehat binatang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng jaman sekarang">dongeng jaman sekarang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng hikmah anak anak">dongeng hikmah anak anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="Dongeng anak yang sedih">Dongeng anak yang sedih</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng anak nasehat">dongeng anak nasehat</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="Dongeng pohon">Dongeng pohon</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng untuk anak 5 th">dongeng untuk anak 5 th</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="usia anak gemar dongeng/cerita yg kritis">usia anak gemar dongeng/cerita yg kritis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="usia anak gemar dongeng">usia anak gemar dongeng</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="mengajari anak tidak kencing di tempat tidur">mengajari anak tidak kencing di tempat tidur</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="menasihati anak">menasihati anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="macam-macam dongeng legenda">macam-macam dongeng legenda</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="macam-macam dongeng anak jaman dahulu">macam-macam dongeng anak jaman dahulu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="macam macam dongeng anak">macam macam dongeng anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="kisah cerita fabel cerita binatang">kisah cerita fabel cerita binatang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="kapan bayi di ceritakan dongeng">kapan bayi di ceritakan dongeng</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="dongeng untuk anak umur 5 tahun">dongeng untuk anak umur 5 tahun</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="doneng nasehat buat anak">doneng nasehat buat anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="contoh naskah dongeng sebelum tidur">contoh naskah dongeng sebelum tidur</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak zaman">cerita anak zaman</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak yang banyak">cerita anak yang banyak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak tentang menanam pohon">cerita anak tentang menanam pohon</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="Cerita anak pipis">Cerita anak pipis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak menanam pohon">cerita anak menanam pohon</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak dan dongeng">cerita anak dan dongeng</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita anak binatang">cerita anak binatang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="blog cerita anak">blog cerita anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="apakah zaman dulu pohon bisa bicara">apakah zaman dulu pohon bisa bicara</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita dongeng anak-anak">cerita dongeng anak-anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita dongeng binatang beserta unsur">cerita dongeng binatang beserta unsur</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita dongeng kenapa">cerita dongeng kenapa</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerito dongeng sederhana">cerito dongeng sederhana</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita yang berhubungan dengan dongeng">cerita yang berhubungan dengan dongeng</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita seorang kakak yg sedih">cerita seorang kakak yg sedih</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita pendek anak dan intinya">cerita pendek anak dan intinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita legenda zaman sekarang">cerita legenda zaman sekarang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita legenda sederhana">cerita legenda sederhana</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita khusus anak">cerita khusus anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita dongeng sedrhana">cerita dongeng sedrhana</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="cerita dongeng sederhana untuk anak umur 5 tahun">cerita dongeng sederhana untuk anak umur 5 tahun</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/" title="alasan mendongeng memakai legenda">alasan mendongeng memakai legenda</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/dongeng-dan-cerita-anak-untuk-menasihati-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi untuk Anak Autis</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 01:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak autis]]></category>
		<category><![CDATA[penyandang autis]]></category>
		<category><![CDATA[terapi anak autis]]></category>
		<category><![CDATA[terapi autis]]></category>
		<category><![CDATA[terapi autisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana dibahas pada artikel sebelumya tentang Autisme, penyebab autisme masih menjadi perdebatan. Tetapi beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyebab autis adalah multifaktor yakni faktor genetik (kelainan kromosom) dan faktor lingkungan (pengaruh keracunan logam berat pada saluran cerna). Oleh sebab itu terapi untuk anak autis &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.sahabatwanita.com/wp-content/uploads/2011/12/terapi-autis.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-24" title="Terapi untuk  Anak  Autis" src="http://www.sahabatwanita.com/wp-content/uploads/2011/12/terapi-autis.jpg" alt="" width="87" height="123" /></a>Sebagaimana dibahas pada artikel sebelumya tentang<a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-autisme/" target="_blank"> <strong>Autisme</strong></a>, <strong>penyebab autisme </strong>masih menjadi perdebatan.</p>
<p>Tetapi beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyebab autis adalah multifaktor yakni faktor genetik (kelainan kromosom) dan faktor lingkungan (pengaruh keracunan logam berat pada saluran cerna).</p>
<p>Oleh sebab itu terapi untuk <em>anak autis</em> bermacam-macam, tetapi tidak ada 1 terapi pun yang cocok untuk semua penyandang autis. Sifatnya individual, tiap anak butuh jenis terapi tersendiri. Setiap jenis terapi memerlukan waktu lama dan harus dilakukan secara terpadu.</p>
<p>Berikut ini beberapa terapi yang paling umum digunakan :</p>
<ol start="1">
<li><strong>Metode Lovaas</strong><br />
Terapi ini paling banyak dipakai di Indonesia saat ini. Anak diberi pelatihan khusus dengan metode reward and punisment. Terapis meminta anak melakukan sesuatu tindakan yang spesifik dan konkret, jika anak menurut akan diberi hadiah yang berarti untuknya. Jika tidak menurut, tidak diberi apa-apa. Permintaan terapis ini diulangi sampai berhasil<span id="more-15"></span></li>
<li><strong>Terapi Okupasi</strong><br />
Tujuannya untuk melatih motorik halus, pada umumnya perkembangan motorik halus <strong><em>anak autis</em></strong> terlambat, gerakaknnya kaku. Mereka sulit memegang pensil atau sendok. Terapi ini akan melatih otot-otot motorik halus agar anak autis bisa menjadi mandiri</li>
<li><strong>Terapi Fisik</strong><br />
Selain motorik halus, <em>anak autis</em> juga terganggu pada motorik kasarnya yakni gerakan-gerakan besar. Hal ini karena perkembangan ototnya tidak normal. Keseimbangan anak autis kurang baik, sehingga mereka kadang berjalan dengan kaku, gerakan patah-patah seperti robot. Biasanya anak akan diajarimembangun koordinasi otot misalnya : duduk, berguling, menendang, menangkap bola dan lain-lain.</li>
<li><strong>Terapi Visual</strong><br />
Pada umumnya <em>anak autis</em> lebih mudah belajar secara visual dengan cara melihat. Hal inilah yang dijadikan dasar uji mengembangkan pembelajaran dengan sistem komunikasi bergambar. Misalnya dengan : pengenalan bentuk-bentuk binatang, buah dan gerakan lewat gambar.</li>
<li><strong>Terapi Biomedik</strong><br />
Terapi ini dilakukan oleh ahli medis, tujuannya untuk mencari dan mengobati gangguan secara fisik pada <em>anak autis</em> yang diduga sebagai penyebabnya. <em>Anak autis</em> kadang mengalami gangguan pada fungsi otaknya akibat gangguan metabolisme misalnya keracunan logam berat seperti merkuri dan timbal hitam.</li>
<li><strong>Terapi Integrasi Sensasi</strong><br />
Terapi ini dapat merangsang koneksi sinapstik yang lebih kompleks. Terapi ini adalah gabungan terapi okupasi dan fisik. Biasanya anak akan dibantu menerapkan kemampuan sesuai dengan keperluan. Misalnya menatur gerak secara tepat ( kapan saatnya duduk, lari dan melompat)</li>
</ol>
<p>Lamanya terapi dilakukan tergantung tipe autis-nya, kadang –kadang inilah yang menimbulkan orangtua bosan atau frustasi menjalani terapi apalagi biayanya mahal.</p>
<p>Kemudian mendorong orang tua untuk berpindah terapis, justru inilah yang tidak baik, karena berpindah tempat kadang hanya membuat anak menjadi resisten. Dulunya sudah mulai merespon kearah kemajuan bersama terapis lama tetapi berganti terapis maka kemampuan anak yang hampir diperolehnya menjadi hilang.</p>
<p>Orang tua menjadi frustasi juga bisa karena terapi tak kunjung menunjukkan hasil, kuncinya memang harus sabar dan telaten, karena <em>anak autis</em> memang terhambat pada perkembangannya, sehingga butuh perlakuan khusus.</p>
<p>Selain itu terapi juga harus didintegrasikan antara terapi psikis dan fisik. Untuk mengendalikan prilaku <em>anak autis</em> selain terapi tersebut diatas juga perlu bantuan ahli gizi dalam mengatur menu makanan. Hal ini tidak lain karena faktor makanan juga berpengaruh terhadap prilaku anak.</p>
<p>Sebagaimana disebutkan bahwa faktor keracunan logam berat dalam pencernaan anak menjadi salah satu faktor autis. Tetapi tidak perlu berkecil hati, karena bila ada perkembangan ke arah baik maka kebutuhan akan terapi pelan-pelan berkurang .</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="bagaimana keseimbangan berjalan anak autis">bagaimana keseimbangan berjalan anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="kemampuan motorik halus anak autis">kemampuan motorik halus anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="blog anak autisme">blog anak autisme</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi biomedia">terapi biomedia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi biomedik">terapi biomedik</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi ayah pada anak autis">terapi ayah pada anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="tentang anak autis">tentang anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="tempat terapi biomedik autis">tempat terapi biomedik autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="permainan untuk anak autis">permainan untuk anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="perlakuan khusus anak autis">perlakuan khusus anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="penyebab anak autis blog">penyebab anak autis blog</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="penyebab anak autis">penyebab anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="pengaruh terapi terhadap anak autis">pengaruh terapi terhadap anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi biomedik autis">terapi biomedik autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi biomedik bagaimana caranya">terapi biomedik bagaimana caranya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="tujuan dilakukan terapi pada anak autisme">tujuan dilakukan terapi pada anak autisme</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="tipe autis">tipe autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="TERAPI VISUAL AUTISME">TERAPI VISUAL AUTISME</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi visual &amp; autis">terapi visual &amp; autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi okupasi pada anak autisme">terapi okupasi pada anak autisme</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi okupasi menangkap bola">terapi okupasi menangkap bola</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi motorik untuk anak autis">terapi motorik untuk anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi motorik autis">terapi motorik autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi frustasi">terapi frustasi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi fisik pada anak autis">terapi fisik pada anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="terapi biomedik bagi anak autis">terapi biomedik bagi anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="penanganan autisme bagi anak usia dini">penanganan autisme bagi anak usia dini</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="motorik kasar pada anak autis">motorik kasar pada anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="menu autis">menu autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="kemampuan motorik anak autis">kemampuan motorik anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="kebosanan orangtua dengan anak autis">kebosanan orangtua dengan anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="kapan anak autis harus di terapi">kapan anak autis harus di terapi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="jenis terapi visual anak autis">jenis terapi visual anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="jenis permainan untuk anak autis">jenis permainan untuk anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="jenis - jenis atau macam - macam terapi komonikasi pada anak">jenis - jenis atau macam - macam terapi komonikasi pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="gambar gerak halus motorik jasmani">gambar gerak halus motorik jasmani</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="butuh terapis untuk autis">butuh terapis untuk autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="blog autis">blog autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="biomedik blog">biomedik blog</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="keseimbangan berjalan anak autis">keseimbangan berjalan anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="logam anak autis">logam anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="menu anak autis">menu anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="makalah autisme pada anak">makalah autisme pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam-macam terapi pada anak autis">macam-macam terapi pada anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam-macam terapi anak autis">macam-macam terapi anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam-macam permainan untuk anak hiperaktif">macam-macam permainan untuk anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam-macam makanan penyebeb anak hiperaktif">macam-macam makanan penyebeb anak hiperaktif</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam-macam gangguan pada anak antara lain autis disleksia">macam-macam gangguan pada anak antara lain autis disleksia</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam-macam autisme pada anak">macam-macam autisme pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam terapi pada anak autis">macam terapi pada anak autis</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="macam macam terapi beserta lamanya terapi pada autisme">macam macam terapi beserta lamanya terapi pada autisme</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/" title="autisme dalam robotika">autisme dalam robotika</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/terapi-untuk-anak-autis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatasi Anak Sulit Makan</title>
		<link>http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/</link>
		<comments>http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 01:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Sulit Makan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Susah Makan]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatasi susah makan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips anak susah makan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sahabatwanita.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu keluhan terbanyak yang disampaikan orangtua mengenai balita mereka adalah sulit makan. Biasanya orangtua mengeluh anaknya hanya mau makan snack (chiki-chiki), makan dengan kecap dan kerupuk dan minum susu. Jika disuruh makan, selalu saja ada alasan anak untuk menolak. &#8230; <a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.sahabatwanita.com//anak-sulit-makan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-28" title="Anak Sulit Makan" src="http://www.sahabatwanita.com/wp-content/uploads/2011/12/anak-sulit-makan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Salah satu keluhan terbanyak yang disampaikan orangtua mengenai balita mereka adalah sulit makan. Biasanya orangtua mengeluh anaknya hanya mau makan snack (chiki-chiki), makan dengan kecap dan kerupuk dan minum susu. Jika disuruh makan, selalu saja ada alasan anak untuk menolak. Bahkan seringkali disertai dengan <em>tantrum</em> (rewel, mengamuk) yang membuat orangtua tidak tega sehingga mengijinkan anak tidak makan.</p>
<p>Seiring makin bertambah besarnya si kecil, maka kebutuhan gizinya makin besar. Tidak lagi cukup hanya dengan minum Asi atau susu formula. Tetapi ia memerlukan makanan yang seimbang, terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin. Anak yang sulit makan ditandai dengan berat badan yang kurang dari berat rata-rata anak seusianya, biasanya tampak tidak segar dan rambut berwarna merah seperti rambut pada jagung.<span id="more-9"></span></p>
<p>Kebanyakan anak sulit makan justru semakin sulit disuruh makan karena pola asuh orangtua yang salah. Misalnya : tidak ada batasan yang jelas tentang aturan makan. Contoh : orangtua sudah menyiapkan makanan seimbang untuk anak, tetapi anak menolak karena tidak suka.</p>
<p>Bahkan anak menjadi rewel dan mengamuk meminta snack atau susu. Karena orangtua tidak tega dan risih mendengar anak yang ribut lalu orangtua mengijinkan anak tidak makan, hanya makan snack dan minum susu. Nah, ketidakjelasan aturan tentang makanan inilah yang justru makin memperparah kondisi anak sulit makan.</p>
<p>Berikut ini tips mengatasi anak sulit makan :</p>
<ul>
<li>Jangan berikan susu sebelum makan utama (pagi/siang/malam), jika terpaksa memberikan susu sebelum makan, jangan biarkan anak kenyang minum susu sebelum ia makan.</li>
<li>Boleh berikan kudapan sebagai selingan sebelum saatnya makan siang, tetapi jangan berikan snack yang rasanya merangsang. Lebih baik kudapan anda buat sendiri dengan memanfaatkan sayuran untuk dimodifikasi dalam kudapan,misalnya : tahu isi, lumpia, dll.</li>
<li>Hindari pemberian menu yang monoton, karena anak akan cepat bosan dan tidak mau makan. Menjadi ibu yang kreatif sangatlah penting. Mungkin bahan yang diolah sama, tetapi dengan tampilan yang berbeda dan menarik, akan membangkitkan nafsu makan si kecil. Misalnya dengan menghias makanan menjadi bentuk-bentuk yang lucu dan disukai anak. Sama-sama memasak nasi goreng, tetapi jika nasi goreng buatan anda dibuat bentuk bulat yang lucu pasti akan lebih disukai si kecil.</li>
<li>Membiasakan anak makan teratur pada waktu ia lapar.</li>
<li>Ciptakan suasana yang menyenangkan saat makan</li>
<li>Jangan memaksa anak menghabiskan makanannya jika ia sudah tidak mau, karena hanya akan membuatnya trauma pada makanan.</li>
<li>Untuk anak yang lebih besar, perlu juga membiasakan ia makan di meja makan, agar ia mengerti kapan saatnya ia harus makan.</li>
</ul>
<p>Selamat Mencoba!!! Semoga masalah anda berkaitan dengan anak sulit makan bisa teratasi.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi susah makan">cara mengatasi susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="tips anak susah makan">tips anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi anak susah makan">cara mengatasi anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi bayi yang tidak doyan susu formula">cara mengatasi bayi yang tidak doyan susu formula</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara menarik selera makan anak kecil">cara menarik selera makan anak kecil</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="bayi susah makan dan minum susu">bayi susah makan dan minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="Cara mengatasi bayi susah makan Dan minum susu">Cara mengatasi bayi susah makan Dan minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="anak susah makan minum susu">anak susah makan minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="ANAK SULIT MAKAN">ANAK SULIT MAKAN</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengatasi anak susah makan dan minum susu">mengatasi anak susah makan dan minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengatasi anak trauma makan">mengatasi anak trauma makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengatasi bayi trauma tidak mau makan">mengatasi bayi trauma tidak mau makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="trik mengatasi anak susah makan">trik mengatasi anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengatasi anak susah makan dan berat benadan tidak bertambah">mengatasi anak susah makan dan berat benadan tidak bertambah</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengatasi anak rewel tdk mau minum susu">mengatasi anak rewel tdk mau minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengapa batita susah disuruh makan">mengapa batita susah disuruh makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengapa anak usia dini susah makan">mengapa anak usia dini susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="membiasakan anak makan nasi">membiasakan anak makan nasi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="memaksa anak menjadi yang diinginkan">memaksa anak menjadi yang diinginkan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="mengatsi anak sulitmakan">mengatsi anak sulitmakan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="menghias makanan anak agar menarik">menghias makanan anak agar menarik</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="Minum vitamin sebelum makan">Minum vitamin sebelum makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="tips mengatasi anak susah minum">tips mengatasi anak susah minum</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="tips mengatasi anak susah makan">tips mengatasi anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="tips anak yang susah makan">tips anak yang susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="tips anak yang diinginkan">tips anak yang diinginkan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="susu yg disukai anak kecil">susu yg disukai anak kecil</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="susu yang disukai anak susah makan">susu yang disukai anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="susah makan minum asi">susah makan minum asi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="sufor untuk anak susah makan">sufor untuk anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="Snack bikin bayi susah makan">Snack bikin bayi susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="penanganananak yg tidak mau makan">penanganananak yg tidak mau makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="penanganan anak susah makan">penanganan anak susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="penaganan anak susah di beri akan">penaganan anak susah di beri akan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="makanan anak blog">makanan anak blog</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="kiat-kiat mengatasi bayi yang susah makan dan minum susu formula">kiat-kiat mengatasi bayi yang susah makan dan minum susu formula</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="kiat menghadapi anak asi yang susah makan">kiat menghadapi anak asi yang susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara hias makanan anak">cara hias makanan anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="bayi trauma minum susu">bayi trauma minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="bayi makin besar makin susah minum asi">bayi makin besar makin susah minum asi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="aturan makanan yang seimbang">aturan makanan yang seimbang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="atasi anak rewel">atasi anak rewel</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="apakah boleh minum vitamin anak sebelum makan">apakah boleh minum vitamin anak sebelum makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="anak usia dini yang susah makan dan cara mengatasinya">anak usia dini yang susah makan dan cara mengatasinya</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="anak trauma minum susu">anak trauma minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="anak susah minum susu">anak susah minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="anak susah makan berat badan kurang">anak susah makan berat badan kurang</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="anak rewel tidak mau makan">anak rewel tidak mau makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara menangani nafsu makan anak">cara menangani nafsu makan anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mendekorasi makanan dengan bentuk bentuk lucu">cara mendekorasi makanan dengan bentuk bentuk lucu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi anak susah makan nasi">cara mengatasi anak susah makan nasi</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="Kiat mengatasi anak yang tidak mau sufor">Kiat mengatasi anak yang tidak mau sufor</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengurangi susu malam">cara mengurangi susu malam</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="Cara menghias nasi untuk anak">Cara menghias nasi untuk anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara menghias nasi buat anak">cara menghias nasi buat anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara menghias makanan anak">cara menghias makanan anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi susah makan pada anak">cara mengatasi susah makan pada anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi susah makan anak">cara mengatasi susah makan anak</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi bayi yang rewel minum susu">cara mengatasi bayi yang rewel minum susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi bayi kurang makan dan susu">cara mengatasi bayi kurang makan dan susu</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi anak yang susah makan">cara mengatasi anak yang susah makan</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="cara mengatasi anak yang sulit makan dan minum susu formula">cara mengatasi anak yang sulit makan dan minum susu formula</a></li><li><a href="http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/" title="ana rewel tidak mau makan hanya mau asi">ana rewel tidak mau makan hanya mau asi</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sahabatwanita.com/anak-sulit-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

