Dalam membina kehidupan rumah tangga, tak selamanya berjalan lancar. Kadang terdapat permasalahan yang memicu terjadinya pertengkaran antara suami istri. Walaupun tidak berkembang menjadi konflik yang serius, namun situasi seperti ini dapat mempengaruhi kebahagiaan anda.
Memang betul, tak ada salahnya berbeda pendapat. Berdebat dengan pasangan hidup anda pun tak dilarang. Tetapi ingatlah hal berikut jika anda sedang berdebat dengan suami :
- Gunakan fakta.
Kita, terutama para pria sangat menyukai realitas. Mereka jarang mau menggunakan perasaannya secara berlebihan. Jadi jika anda sedang berbeda pendapat dengan suami, gunakan fakta-fakta, jangan hanya opini. Misalnya,”aku baca di buku…..katanya begini mas..”; Gunakan juga hasil persepsi paca indera, bukan sekedar perasaan.Misalnya,”aku lihat di taman kanak-kanak, mereka tidak diajari sopan santun dengan baik,” jangan katakan,”aku merasa mereka tidak diajari sopan santun dengan baik,” .
- “Kamu tidak pernah….”
kebanyakan wanita tidak menyadari mengatakan hal ini ketika ia sedang berdebat dengan suaminya, “kamu tidak pernah mau membantuku membereskan rumah.”; “kamu tidak pernah memberiku perhatian bahkan saat aku ulang tahun…” dll.Kalau anda mau jujur pada diri sendiri, sebenarnya kata-kata itu tidak benar bukan?ingat-ingatlah, beberapa saat yang lalu pastinya suami anda pernah melakukan hal yang anda tuduhkan sebagai tidak pernah. Tapi mungkin jarang.
Walaupun demikian, jangan mengungkit hal itu, suami anda merasa tidak dihargai usaha yang telah lakukan untuk anda.
- Fokus pada masalah
Jika anda sedang memperdebatkan masalah belanja bulanan bulan ini yang membengkak maka fokuskan pada masalah itu. Jangan melebar pada masalah lain yang tidak relevan sama sekali. Di mata suami, Anda akan tampak mencari-cari alasan. - Jangan libatkan emosi terlalu mendalam
Perdebatan pasti akan selalu menimbulkan perasaan tidak nyaman, Mungkin jengkel, marah, kecewa, sedih, dll. Jangan simpan perasaan itu sampai berlarut-larut. Anda sendiri yang rugi, karena pekerjaan anda yang lain akan terpengaruh perasaan tidak menyenangkan itu.
Sebaiknya berdebat hanya dalam satu waktu. Usahakan solusinya dapat disepakati bersama. Buat komitmen untuk tidak lagi mengungkit masalah tersebut di lain waktu, serta ajak suami untuk konsekuen dengan keputusan yang dibuat untuk menyelesaikan perdebatan anda.
Meskipun keempat tips diatas tampaknya ditujukan kepada wanita, tetapi para pria pun perlu memperhatikan dan melakukan tips tersebut. Agar perdebatan anda tidak berlanjut menjadi pertengkaran yang berujung terjadinya KDRT hanya karena tidak dapat melakukan perdebatan yang sehat.
sumber gambar : rgesit.blogdetik.com
sangat menarik, terima kasih