Lompat ke konten
SahabatWanita
Resep

Resep Donat Empuk Anti Gagal, Lembut Sampai Besok

Oleh Marni Sumiati15 menit baca
Tiga donat empuk bertabur gula tersusun di piring putih, dua belahan di depan memperlihatkan remah berpori dan cincin putih

Donat rumahan punya reputasi yang tidak adil. Pagi hari masih empuk dan wangi, sore sudah berubah seperti bantalan karet. Padahal bahannya sama persis dengan donat yang dijual di etalase: tepung, ragi, gula, telur, dan margarin. Yang berbeda cuma tiga hal teknis yang jarang ditulis lengkap — seberapa jauh adonan diuleni, berapa lama ia didiamkan, dan sepanas apa minyaknya.

Sebagian orang menulisnya donut mengikuti ejaan Inggris, sebagian lagi donat sesuai bentuk serapannya. Ada juga yang menyebutnya kue donat. Bendanya sama saja.

Jawaban singkatnya: resep donat empuk berhasil kalau adonannya diuleni sampai bisa ditarik jadi selaput tipis, difermentasi dua kali, lalu digoreng pada minyak bersuhu 160 sampai 170 derajat. Tepung protein tinggi memang membantu, tapi ia tidak akan menyelamatkan adonan yang kurang diuleni atau minyak yang terlalu panas.

Yang kamu dapat di halaman ini: resep dasarnya, konversi sendok ke gram untuk dapur tanpa timbangan, cara membaca panas minyak hanya bermodal tusuk sate, lama fermentasi yang menyesuaikan suhu dapurmu, dan daftar gejala kegagalan yang bisa langsung dicocokkan. Urutannya disusun untuk pemula: tiap tahap punya cara memeriksa hasilnya sebelum lanjut, sehingga donat empuk dan lembut bukan soal keberuntungan. Untuk pilihan camilan simple yang lebih cepat jadi, daftarnya ada di halaman tersendiri.

Bahan Donat dan Tugas Tiap Bahannya

Daftar belanjanya pendek dan semuanya ada di warung. Tapi tiap bahan punya tugas berbeda, dan mengetahui tugasnya membuat kamu bisa mengganti yang kebetulan habis tanpa merusak hasilnya.

BahanTugasnya di adonanKalau tidak ada
Tepung protein tinggi 250 gMembentuk gluten, kerangka yang menahan gasProtein sedang, hasilnya lebih lembut tapi cepat kempis
Ragi instan 5 gMenghasilkan gas yang mengembangkan adonanRagi kering aktif, harus dilarutkan lebih dulu
Gula pasir 50 gMakanan ragi sekaligus pemberi warna keemasanJangan dikurangi di bawah 30 g, fermentasi jadi lambat
Kuning telur 2 butirMelembutkan remah dan memberi warna kuning1 butir telur utuh, hasilnya sedikit lebih kering
Susu cair 120 mlCairan pengikat sekaligus penambah aromaAir biasa plus 2 sdm susu bubuk
Margarin 30 gMelapisi gluten agar remah terasa lembutButter, aromanya lebih wangi dan harganya lebih mahal
Garam 1/2 sdtMenguatkan gluten dan menahan rasa manisJangan dilewati, tanpa garam rasanya datar dan hambar

Perhatikan urutan masuknya, bukan cuma daftarnya. Garam dan margarin sengaja ditahan sampai adonan setengah kalis: garam yang bertemu ragi terlalu dini akan menghambat kerjanya, sedangkan lemak yang masuk di awal melapisi butiran tepung sehingga gluten susah terbentuk. Dua kesalahan itu menghasilkan gejala yang sama, yaitu donat padat, tapi penyebabnya berbeda.

Tepung protein tinggi memang pilihan pertama karena kandungan proteinnya sekitar 12 sampai 13 persen. Meski begitu, resep donat sederhana dengan terigu serbaguna tetap jalan. Bedanya ada di daya tahan: donat protein tinggi masih ringan keesokan harinya, sementara versi protein sedang paling enak dimakan di hari yang sama.

Menakar Tanpa Timbangan: Sendok ke Gram

Tidak semua dapur punya timbangan digital, dan itulah kenapa resep donat takaran sendok begitu banyak dicari. Resep ini memang bisa dijalankan dengan sendok makan biasa, asal satu kebiasaan kecil dipatuhi: ratakan isi sendoknya.

Selisihnya lebih besar dari dugaan orang. Isi rata membawa tepung kira-kira 10 gram, sedangkan isi menggunung menembus 15 gram. Pada resep yang menuntut 25 sendok, kebiasaan menyendok asal bisa menyelundupkan lebih dari seratus gram tepung ekstra ke dalam adonan — dan kamu tidak akan pernah tahu, karena adonannya tetap terlihat normal sampai matang.

Justru dua bahan terkecil yang paling sensitif. Ragi kelebihan setengah sendok teh membuat aroma adonan berubah masam dan donat cepat kempis. Garam kelebihan sedikit saja sudah cukup memperlambat ragi sampai fermentasi molor tanpa sebab yang jelas.

Bahan1 sendok peresTakaran resep ini
Tepung terigu± 10 gram25 sdm = 250 gram
Gula pasir± 12 gram4 sdm = 50 gram
Susu cair± 15 ml8 sdm = 120 ml
Margarin± 15 gram2 sdm = 30 gram
Ragi instan± 3 gram (1 sdt)1 1/2 sdt = 5 gram
Garam± 6 gram (1 sdt)1/2 sdt = 3 gram
Perbandingan sendok makan tepung terigu peres dan munjung untuk menakar resep donat tanpa timbangan
Perbandingan sendok makan tepung terigu peres dan munjung untuk menakar resep donat tanpa timbangan

Punggung pisau adalah alat paling murah di dapur untuk urusan ini: seret sekali di atas mulut sendok, selesai. Untuk ragi dan garam, sendok takar bertingkat lebih bisa dipercaya daripada sendok makan biasa, yang ukurannya berbeda-beda antar merek.

Resep Lengkap

Persiapan
30 menit
Memasak
15 menit
Total
2 jam 15 menit
Porsi
12 donat (dari 250 gram tepung)
Kalori
195 kkal

Bahan-bahan

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi (25 sdm peres)
  • 50 gram gula pasir (4 sdm peres)
  • 5 gram ragi instan (1 1/2 sdt)
  • 2 butir kuning telur, suhu ruang
  • 120 ml susu cair dingin (8 sdm)
  • 30 gram margarin atau butter (2 sdm)
  • 1/2 sdt garam (3 gram)
  • Minyak goreng untuk menggoreng, minimal 500 ml
  • Gula halus atau gula donat untuk taburan

Cara Membuat

  1. 1Uji ragi dulu.Larutkan ragi instan dan 1 sendok teh gula ke dalam 50 ml susu suam kuku, lalu diamkan 10 menit. Kalau permukaannya tidak berbusa, raginya sudah mati dan harus diganti.
  2. 2Campur bahan kering.Aduk rata tepung terigu dan sisa gula pasir di wadah besar. Garam belum masuk di tahap ini karena kontak langsung dengan ragi akan melemahkannya.
  3. 3Masukkan cairan.Tuang larutan ragi, kuning telur, dan sisa susu dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai adonan menyatu dan tidak ada tepung kering tersisa.
  4. 4Uleni setengah kalis.Uleni di meja selama sekitar 8 menit sampai adonan tidak lagi berupa gumpalan kasar, meski permukaannya masih lengket di tangan.
  5. 5Baru masukkan lemak.Tambahkan margarin dan garam, lalu lanjutkan menguleni. Adonan akan kembali lengket dan berantakan selama dua menit pertama, dan itu normal.
  6. 6Uleni sampai berselaput.Uleni 12 sampai 15 menit lagi sampai adonan bisa ditarik menjadi selaput tipis yang tembus cahaya tanpa langsung sobek.
  7. 7Proofing pertama.Bulatkan adonan, tutup dengan kain lembap, lalu diamkan sekitar 60 menit di suhu ruang sampai ukurannya menjadi dua kali lipat.
  8. 8Bagi dan bentuk.Kempiskan adonan, bagi menjadi 12 bulatan masing-masing sekitar 40 gram, lalu lubangi tengahnya selebar dua jari.
  9. 9Proofing kedua.Tata di atas kertas roti bertabur tepung tipis, diamkan 30 menit sampai donat terasa ringan dan sedikit bergoyang saat alasnya digeser.
  10. 10Goreng dua sisi.Panaskan minyak sampai 160 sampai 170 derajat, masukkan maksimal enam donat, lalu balik satu kali saja setelah sisi bawahnya kuning keemasan.
  11. 11Tiriskan berdiri.Angkat ke rak kawat, bukan ke tumpukan tisu. Donat yang ditumpuk selagi panas akan berkeringat dan bagian bawahnya jadi basah.

Cara Membuat Donat Empuk Langkah demi Langkah

Cara membuat donat yang beredar biasanya berhenti di kalimat "uleni sampai kalis". Masalahnya, kalis itu kata yang terlalu longgar: adonan yang baru menyatu juga terasa kalis di tangan, padahal glutennya belum terbentuk sama sekali.

Karena itu urutan di resep ini sengaja memisahkan dua tahap menguleni. Delapan menit pertama tugasnya cuma menyatukan tepung dan cairan. Setelah margarin dan garam masuk, adonan akan kembali becek dan terlihat seperti gagal — ini bagian yang membuat banyak orang menyerah terlalu cepat. Teruskan menguleni, dan dalam dua sampai tiga menit adonan akan menyatu lagi dengan tekstur yang jauh lebih halus.

Tangan menguleni adonan donat di meja bertabur tepung, adonan masih lengket dan menempel di jari sebelum kalis
Tangan menguleni adonan donat di meja bertabur tepung, adonan masih lengket dan menempel di jari sebelum kalis

Cara bikin donat dengan tangan memang lebih lama dari memakai mixer, sekitar 20 menit total. Tapi tekniknya sama: tekan adonan dengan pangkal telapak, lipat ke arahmu, putar seperempat lingkaran, ulangi. Ritme yang konsisten lebih menentukan daripada tenaga.

Uji Selaput: Cara Tahu Adonan Sudah Cukup Diuleni

Ini satu-satunya tes yang benar-benar bisa dipercaya, dan cuma butuh 15 detik. Ambil segumpal adonan sebesar bola pingpong, lalu tarik pelan-pelan dari empat sisi memakai ujung jari.

Kalau adonan sobek sebelum melebar, glutennya belum siap dan kamu perlu menguleni lima menit lagi. Kalau ia melebar menjadi selaput tipis yang bisa ditembus cahaya lampu tanpa sobek, adonan sudah selesai. Selaput itulah yang nanti menahan gas dari ragi supaya tidak kabur.

Kalau adonan terasa terlalu lengket

Jangan menambah tepung. Adonan donat memang lengket di sepuluh menit pertama dan akan berhenti lengket sendiri begitu gluten terbentuk. Tepung tambahan yang dimasukkan karena tidak sabar adalah penyebab donat keras nomor satu di dapur rumahan.

Berapa Lama Proofing Donat? Tergantung Suhu Dapurmu

Hampir semua resep menulis angka tunggal untuk fermentasi, biasanya satu jam. Angka itu benar untuk dapur bersuhu sekitar 28 derajat, tapi Indonesia punya rentang suhu ruang yang lebar — dapur ber-AC di malam hari dan dapur beratap seng di siang bolong bukan tempat yang sama.

Donat mentah yang sudah dibentuk mengembang di atas loyang beralas kertas roti saat proofing kedua
Donat mentah yang sudah dibentuk mengembang di atas loyang beralas kertas roti saat proofing kedua
Suhu ruangProofing pertamaProofing kedua
24–26 °C (ruang ber-AC, malam hari)90 menit45 menit
27–29 °C (rata-rata rumah)60 menit30 menit
30–32 °C (siang hari terbuka)45 menit20 menit
Di atas 33 °C35 menit, awasi terus15 menit

Angka di tabel itu tetap patokan, bukan hukum. Penentu sebenarnya ada di tampilan adonan: proofing pertama selesai ketika ukurannya dua kali lipat dan lubang bekas tusukan jari tidak menutup kembali. Proofing kedua selesai ketika donat terasa ringan dan bergoyang pelan saat kertas alasnya digeser.

Fermentasi yang kelewat lama justru merugikan. Adonan yang didiamkan tiga jam akan mengembang tinggi, lalu kolaps begitu masuk minyak panas, dan permukaannya jadi keriput seperti kulit jeruk. Kalau kamu terpaksa meninggalkan adonan lebih lama, pindahkan ke kulkas — dingin memperlambat ragi tanpa mematikannya.

Suhu Minyak Tanpa Termometer

Ini bagian yang paling sering dilewati, padahal pengaruhnya ke hasil akhir paling besar. Donat digoreng di suhu yang relatif rendah, 160 sampai 170 derajat — jauh lebih rendah daripada menggoreng ayam atau kerupuk.

Alasannya sederhana. Donat itu tebal, dan bagian tengahnya butuh waktu untuk matang. Minyak terlalu panas mematangkan permukaan dalam 30 detik sementara bagian dalamnya masih adonan mentah. Minyak terlalu dingin membuat donat berendam terlalu lama sehingga menyerap minyak sampai berat.

Suhu minyakTandanya saat diujiHasil donatnya
Di bawah 150 °CTusuk sate kayu nyaris tidak bergelembung, dan sejumput adonan tenggelam lebih dari enam detikPucat, berminyak, terasa berat
160–170 °C (pas)Gelembung kecil rapat, naik pelan dan tenang; sejumput adonan naik dalam tiga sampai empat detikCincin putih rata di sisi, warna merata
Di atas 180 °CGelembung deras dan berbunyi, dan sejumput adonan naik seketika lalu langsung berwarna cokelatCokelat gelap di luar, mentah di dalam
Empat donat empuk sedang digoreng dalam minyak panas dengan cincin putih atau white ring terlihat jelas di sisinya
Empat donat empuk sedang digoreng dalam minyak panas dengan cincin putih atau white ring terlihat jelas di sisinya

Pakai minyak yang cukup banyak, minimal 500 ml di wajan cekung, supaya donat mengapung dan tidak menyentuh dasar. Donat yang bersandar di dasar wajan akan gosong sebelah sementara sisi atasnya masih pucat.

Balik satu kali saja. Tiap kali dibalik, sisi yang basah bertemu minyak lagi dan menyerap lebih banyak — inilah alasan donat yang dibolak-balik terus selalu terasa berminyak meski suhunya sudah benar.

Cincin putih itu penanda, bukan hiasan

Garis putih pucat yang melingkar di sisi donat, yang biasa disebut white ring, menandakan adonan sudah mengembang cukup dan digoreng di suhu yang tepat. Kalau donatmu cokelat merata tanpa cincin putih sama sekali, hampir pasti minyaknya terlalu panas atau proofing keduanya kurang lama.

Donat Tanpa Kentang, Empuknya Datang dari Mana?

Resep donat tanpa kentang sering dianggap versi kelas dua, seolah keempukan hanya bisa datang dari umbi. Anggapan itu keliru. Kentang bekerja karena patinya mengikat air dan menahannya di dalam remah lebih lama, tapi efek yang sama bisa dicapai lewat jalur lain.

Di resep ini tugas itu dipegang tiga hal sekaligus: kuning telur yang melembutkan remah, margarin yang melapisi untai gluten, dan susu cair yang menambah lemak sekaligus cairan. Hasilnya donat yang ringan dan tetap lentur, dengan adonan yang jauh lebih mudah ditangani karena tidak perlu menunggu kentang dingin sebelum dicampur.

Adonan terigu sajaAdonan berkentang
Waktu persiapan30 menit50 menit (kentang harus dikukus dan didinginkan)
TeksturRingan dan sedikit kenyalLebih lembut dan padat berisi
Daya tahan empukSekitar 1 hari1 sampai 2 hari
Kesulitan adonanStabil, mudah dibentukLebih lembek, gampang kelebihan air

Buat pemula, adonan terigu saja lebih ramah karena kadar airnya bisa ditebak. Kentang yang terlalu basah membuat adonan lembek dan menuntut tambahan tepung yang justru mengembalikan masalah keras yang mau dihindari. Versi berkentang tetap layak dicoba, hanya saja ia butuh penanganan tersendiri yang tidak muat dibahas di halaman ini.

Topping: Gula, Glaze, dan Cokelat

Donat gula adalah versi paling sederhana sekaligus yang paling gampang gagal. Gula pasir biasa yang ditaburkan ke donat hangat akan meleleh dan berubah basah dalam sepuluh menit.

  • Gula halus. Tabur saat donat sudah benar-benar dingin. Kalau ingin bertahan lebih lama, pakai gula donat atau gula salju yang memang tahan lembap.
  • Glaze gula. Aduk 100 gram gula halus dengan 2 sampai 3 sendok makan air panas atau susu sampai kental seperti kental manis. Celupkan setengah bagian donat, angkat, lalu biarkan menetes di rak kawat sekitar 15 menit sampai mengeras.
  • Cokelat leleh. Lelehkan 100 gram cokelat masak dengan cara ditim, jangan dipanaskan langsung. Celup, lalu segera taburi meses atau kacang sebelum cokelatnya set.
  • Kayu manis gula. Campur 4 sendok makan gula pasir dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis, lalu gulingkan donat yang masih hangat suam.

Untuk glaze donat yang mengilap seperti buatan toko, tambahkan setengah sendok teh minyak sayur ke adonan glaze. Lapisannya jadi lebih rata dan tidak mudah retak saat donat digigit.

Variasi Adonan Tanpa Mengubah Tekniknya

Adonan dasar di atas menerima beberapa tambahan tanpa mengganggu kerja ragi, asalkan cairannya dikurangi seimbang.

  • Donat susu. Ganti seluruh 120 ml susu cair dengan susu full cream dan tambahkan 2 sendok makan susu bubuk ke bahan kering. Aromanya lebih gurih dan warnanya sedikit lebih kuning.
  • Labu kuning. Kukus 100 gram labu kuning sampai empuk, haluskan, lalu kurangi susu cair menjadi 70 ml. Warnanya oranye alami dan remahnya lebih lembap.
  • Ubi ungu. Perlakuannya sama seperti labu, hanya saja ubi menyerap lebih banyak cairan sehingga susu cukup 60 ml.

Ketiganya tetap memakai takaran ragi, gula, dan garam yang sama. Yang berubah hanya jumlah cairan, karena umbi dan labu membawa airnya sendiri.

Aneka topping donat dalam satu piring: tiga bertabur gula halus, tiga berlapis glaze putih, tiga berlapis cokelat meses
Aneka topping donat dalam satu piring: tiga bertabur gula halus, tiga berlapis glaze putih, tiga berlapis cokelat meses

Kenapa Donat Keras, Bantat, atau Berminyak?

Donat yang gagal biasanya meninggalkan jejak pada dirinya sendiri: warnanya, permukaannya, atau ada tidaknya cincin putih di sisi. Cocokkan apa yang kamu lihat dengan baris di bawah, lalu ubah satu variabel saja pada percobaan berikutnya supaya jelas mana yang berpengaruh.

Perbandingan donat gagal yang pucat dan pipih dengan donat empuk yang mengembang tinggi dan bercincin putih
Perbandingan donat gagal yang pucat dan pipih dengan donat empuk yang mengembang tinggi dan bercincin putih
GejalaPenyebab paling mungkinPerbaikan
Keras beberapa jam setelah dinginAdonan kurang diuleni, gluten belum elastisUleni sampai lolos uji selaput
Sama sekali tidak mengembangRagi mati atau bertemu garam terlalu diniUji ragi dulu, masukkan garam bersama margarin
Permukaan keriput setelah diangkatProofing kedua kelewat lamaPotong 10 menit dari waktu proofing kedua
Menyerap banyak minyakSuhu minyak di bawah 150 derajatNaikkan api, goreng maksimal enam donat sekaligus
Cokelat di luar, mentah di dalamSuhu minyak di atas 180 derajatKecilkan api, tunggu dua menit sebelum lanjut
Tidak ada cincin putih di sisiProofing kedua kurang atau minyak kepanasanDiamkan sampai donat terasa ringan dan bergoyang
Lubang tengah menutup saat digorengLubang dibuat terlalu kecil sejak awalLubangi selebar dua jari, bukan satu
Bentuk berubah ovalAdonan ditarik saat dipindahkan ke minyakPindahkan bersama potongan kertas alasnya
Beraroma asam menyengatFermentasi terlalu lama atau ragi berlebihKurangi waktu proofing, takar ragi dengan sendok peres

Kalau harus menghafal dua baris saja, ambil yang paling atas. Keduanya punya kelebihan yang sama: masih bisa dicegat sebelum minyak dipanaskan, satu lewat uji selaput dan satu lagi lewat uji busa ragi. Sisa baris di bawahnya baru ketahuan setelah donat matang.

Cara Menyimpan agar Donat Tetap Empuk Sampai Besok

Tanpa pelembut kue, donat buatan sendiri memang tidak dirancang untuk bertahan seminggu. Penentu terbesarnya justru bukan wadah maupun kulkas, melainkan waktu: donat yang dikurung selagi masih hangat akan berkeringat di dalam wadahnya dan lembap sebelum pagi.

Donat gula tersimpan rapi dalam wadah kedap udara bening agar tetap empuk sampai besok
Donat gula tersimpan rapi dalam wadah kedap udara bening agar tetap empuk sampai besok
Tempat simpanTahan berapa lamaCatatan
Wadah kedap suhu ruang1–2 hariTutup hanya setelah donat dingin total
Kulkas4 hariTeksturnya mengeras, wajib dihangatkan dulu
Freezer, tanpa topping1 bulanBungkus satu per satu sebelum dibekukan

Untuk menghangatkan, cukup 8 sampai 10 detik di microwave. Lebih lama dari itu air di dalam remah akan menguap dan donat berubah alot begitu dingin kembali. Kalau tidak punya microwave, kukus 2 menit dengan tutup panci dibungkus kain.

Satu kebiasaan kecil yang berpengaruh besar: jangan menumpuk donat panas di atas tisu. Uap yang terjebak di antara donat akan mengembun dan membuat bagian bawahnya basah, dan bagian basah itulah yang paling cepat berjamur.

Poin Penting

  • Uji busa ragi dulu sebelum bahan lain masuk — 10 menit yang menyelamatkan satu adonan penuh.
  • Garam dan margarin masuk setelah adonan setengah kalis, jangan di awal.
  • Berhenti menguleni hanya kalau adonan lolos uji selaput, bukan kalau tangan sudah pegal.
  • Jangan menambah tepung karena adonan lengket; kelengketan itu hilang sendiri.
  • Goreng di 160–170 derajat dan balik satu kali saja.
  • Tunggu donat benar-benar dingin sebelum ditaburi gula atau dimasukkan wadah.

Kalau kamu sedang mengumpulkan resep manis yang tidak butuh oven, adonan bolu pisang yang dikukus bisa jadi pasangan yang pas untuk donat ini — satu digoreng, satu dikukus, dan dua-duanya cukup memakai alat yang sudah ada di dapur.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa donat saya keras setelah dingin?

Penyebab paling umum adalah adonan yang kurang diuleni sehingga glutennya belum elastis, atau tepung tambahan yang dimasukkan karena adonan terasa lengket. Keduanya membuat remah donat rapat dan cepat mengeras begitu suhunya turun. Periksa dengan uji selaput sebelum masuk tahap fermentasi.

Berapa lama proofing donat yang benar?

Sekitar 60 menit untuk proofing pertama dan 30 menit untuk proofing kedua di dapur bersuhu 27 sampai 29 derajat. Di ruang ber-AC waktunya bisa memanjang sampai 90 menit, sedangkan di siang hari yang panas bisa selesai dalam 45 menit. Patokan sebenarnya bukan jam melainkan ukuran adonan yang menjadi dua kali lipat.

Apa beda ragi instan dan ragi kering aktif?

Ragi instan berbutir halus dan bisa dicampur langsung ke tepung, sedangkan ragi kering aktif berbutir lebih besar dan harus dilarutkan dulu dalam cairan hangat sekitar 10 menit. Takarannya juga berbeda: ragi kering aktif butuh sekitar 25 persen lebih banyak untuk hasil pengembangan yang setara.

Bisakah membuat donat tanpa telur?

Bisa. Ganti dua kuning telur dengan tambahan 30 ml susu cair dan 1 sendok makan margarin. Hasilnya sedikit lebih pucat dan remahnya tidak selembut versi bertelur, tetapi teksturnya tetap ringan asal proses menguleni dan fermentasinya tidak dipotong.

Berapa suhu minyak yang tepat untuk menggoreng donat?

Antara 160 dan 170 derajat, lebih rendah daripada menggoreng lauk pada umumnya. Tanpa termometer, celupkan tusuk sate kayu ke minyak: gelembung kecil yang naik pelan dan tenang menandakan suhunya pas, sedangkan gelembung deras berbunyi berarti minyak sudah terlalu panas.

Bagaimana cara membuat donat empuk tanpa mixer?

Sepenuhnya bisa diuleni tangan, dan itu yang dipakai di resep ini. Bedanya cuma waktu, sekitar 20 menit dibanding 10 menit dengan mixer. Tekniknya menekan adonan dengan pangkal telapak, melipat, lalu memutar seperempat lingkaran dengan ritme yang konsisten.

Kenapa donat saya tidak punya cincin putih di sisinya?

Cincin putih muncul kalau donat sudah cukup mengembang dan digoreng di suhu sedang, sehingga bagian tengah sisinya tidak terendam minyak panas. Hilangnya cincin itu biasanya menandakan proofing kedua kurang lama atau minyak terlalu panas sehingga seluruh permukaan cokelat sekaligus.

Berapa lama donat matang bisa disimpan?

Satu sampai dua hari dalam wadah kedap di suhu ruang, empat hari di kulkas, dan sampai satu bulan di freezer jika belum diberi topping. Pastikan donat benar-benar dingin sebelum wadahnya ditutup, karena uap yang terjebak membuat permukaannya lembap dan cepat berjamur.

Bagikan Artikel

Suka tulisan ini? Sebarkan ke yang lain.

Baca Juga

Semangkuk mie gacoan rumahan pedas manis dengan topping ayam cincang, sawi hijau, dan pangsit gorengMirip Aslinya
Resep40 mnt masak

Resep Mie Gacoan Rumahan Pedas Manis Anti Gagal

Resep mie gacoan rumahan lengkap: takaran cabai untuk tiap level pedas, jenis mie yang tepat, minyak bawang, sambal, topping ayam, dan pangsit gorengnya.

Marni Sumiati